Panwascam Bantimurung Maros Bentuk Tim Khusus Desa, Ini Tujuannya

Koordinator Devisi (Kordiv) Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Panwascam Bantimurung, Agus Salim mengatakan

Panwascam Bantimurung Maros Bentuk Tim Khusus Desa, Ini Tujuannya
Bawaslu Maros
Panwascam Bantimurung temui Kepala Desa Tukamasea, Makmur untuk membahas tim khusus pengawasan Pemilu 2019, di desa. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Antisipasi netralitas ASN, politik uang dan SARA, Panwascam Bantimurung, Kabupaten Maros, membentuk tim khusus pengawasan di Desa Tukamaesea, Jumat (11/1/2019).

Koordinator Devisi (Kordiv) Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Panwascam Bantimurung, Agus Salim mengatakan, tim khusus desa dibentuk untuk mengajak warga terlibat pada pencegahan pelanggaran Pemilu.

Warga juga harus aktif dalan melakukan pengawasan partisipatif dalam Pemilu. Fokus pencegahan dan pengawasan harus digencarkan dan melibatkan warga.

"Gerakan ini untuk mecegah politik uang, ASN tidak netral, politisasi SARA dan ujaran kebencian. Dengan adanya tim desa, warga akan mudah melapor jika menemukan unsur pelanggaran," katanya.

Ketua Bawaslu Maros, Sufirman mengatakan, pembentukan tim desa awasi Pemilu merupakan strategi pencegahan potensi pelanggaran Pemilu dan sebagai pendidikan politik bagi warga.

Bawaslu target, tim khusus desa terbentuk di 14 kecamatan yang ada di Maros. Pembentukan ditarget rampung sebelum hari pemungutan suara.

"Untuk sementara, Desa Tukamasea akan jadikan pilot project dan sebagai contoh untuk desa-desa lain. Semoga desa lainnya dapat mendukung," katanya.

Penulis: Ansar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved