Kronologi Lengkap Siswi SMK Meninggal Dunia Ditusuk Pria Bertato, Apa Motifnya?
Satu lagi aksi Pembunuhan Sadis terjadi di Bogor. Korbannya adalah Siswi SMK Baranangsiang bernama Andriana Yubekia Noven.
Kronologi Lengkap Siswi SMK Meninggal Dunia Ditusuk Pria Bertato, Apa Motifnya
TRIBUN-TIMUR.COM - Satu lagi aksi Pembunuhan Sadis terjadi di Bogor.
Korbannya adalah Siswi SMK Baranangsiang bernama Andriana Yubekia Noven.
Sadisnya si siswi dibunuh oleh seorang pria bertato dengan cara di tusuk di belakang masjid.
Bagaimana dia dibunuh dan kira-kira apap motifnya, berikut selengkapnya:
Siswi SMK Baranangsiang Andriana Yubekia Noven Cahya Rejeki yang meninggal dunia akibat ditusuk oleh orang yang tidak dikenal merupakan warga Bandung.
Baca: ILC TV One Semalam, Rocky Gerung Pegang Kepala Saat KPU Bicara & Reaksi Karni Ilyas
Kapolsek Bogor Timur Kompol Marsudi Widodo mengatakan bahwa peristiwa penusukan terjadi sekitar pukul 15.55 WIB di gang belakang Masjid Raya, Kota Bogor Rt 2/3, Kelurahan Baranangsian, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.
"Sekitar pukul 15.55 WIB korban yang masih menggunakan seragam sekolah berjalan menuju Jalan Riau melalui gang samping masjid raya, dipertengahan jalan gang samping masjid tersebut diketahui korban terlungkup bersimbah darah akibat ditusuk dibagian dada sebelah kiri dengan menggunakan senjata tajam," katanya.
"Korban meninggal dunia dengan luka tusuk senjata tajam lebar kurang lebih 3 cm dalam luka 22 Cm," katanya
Saat ini polisi pun terus melakukan penyelidikan untuk mebgungkap dan menangkap pelaku penusukan tersebut.
Belum diketahui apa motif si pria membunuh Siswi SMK ini.
Baca: Sidang ke-22 Kasus Abu Tuours Hari Ini, Agen Ajak Seluruh Jamaah Hadir Kawal Persidangan
Baca: Jurus Sang Raja Peristri Model Cantik Oksana Voevodina, Lalu Kini Berbuah Petaka
Baca: Detik-detik Siswi SMK Ditusuk Pria Bertato hingga Tewas, Terekam CCTV, Gini Selanjutnya
Badik Disita Polisi
Sebilah badik dengan sarung berwarna coklat dibawa oleh pihak kepolisian Polsek Bogor Timur usai mendatangi lokasi penusukan siswi SMK di Bogor.
Polisi yang baru saja melakukan olah TKP dan melakukan penyelidikan di lokasi membungkus badik tersebut dengan plastik.
"Iya ini di temukan di lokasi," ujar seorang petugas polisi mengenakan kemeja putih.