Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Terungkap Begini Cara Kerja Bisnis Prostitusi Online Artis, Banyak Ditemui di Media Sosial Ini

Belakangan masyarakat dibuat geger dengan ditangkapnya Vanessa Angel karena diduga terlibat dalama kasus Prostitusi Online.

Editor: Rasni
Ilustrasi Straistimes
Terungkap Begini Cara Kerja Bisnis Prostitusi Online Artis, Banyak Ditemui di Media Sosial Ini 

Terungkap Begini Cara Kerja Bisnis Prostitusi Online Artis, Banyak Ditemui di media sosial Ini

TRIBUN-TIMUR.COM -  Belakangan masyarakat dibuat geger dengan ditangkapnya Vanessa Angel karena diduga terlibat dalama kasus Prostitusi Online. 

Artis seni peran yang aktif main di FTV ini menambah daftar panjar artis yang terkait kasus yang sama. 

Hal ini menjunjukkan bisnis esek-esek melibatkan artis tengah marah di dunia maya. 

Hal ini mengindikasikan bahwa, bisnis esek-esek memang secara terselubung ada dan beredar di dunia maya.

Mungkin bagi orang awam sedikit mengetahui bahwa, bisnis ini secara diam-diam berjalan tanpa diketahui oleh orang-orang pada umumnya.

Baca: Kejari Luwu Utara Buru 3 DPO Kasus Korupsi, Ada Pejabat

Baca: Wawali Makassar Dijadwalkan Hadiri Pelantikan Rektor Baru UIT

Baca: TRIBUNWIKI: Suka Makan Roti Bread Talk? Ini Sejarah Lahirnya dan Outletnya di Makassar

Hal ini mengingatkan pada beberapa waktu lalu mengenai penjelasan Kepala Subdit II Direktorat Reskrimsus Polda Jateng, AKBP Teddy Fanani, yang menyatakan kasus itu bukan fenomena baru.

Menurutnya, modusnya kekinian karena bermula melalui Twitter berlanjut dengan percakapan melalui Blackberry Messenger atau WhatsApp.

Yah, fenomena ini bisa dikatakan sebagai bentuk prostitusi yang lebih modern dengan memanfaatkan media sosial sebagai perantara.

Polisi masih menganalisis alasan para mucikari lebih memilih Twitter daripada Facebook sebagai media publikasi penyedia jasa prostitusi.

Baca: BI Sambut Baik Penerapan Unik di Bandara, GNNT Menggeliat

Baca: Polisi Mencium Kejanggalan Terbakarnya Gedung FEBI IAIN Palopo

Baca: Pemda Gowa Gelontorkan Rp 333 Juta Revitalisasi Gedung Pemuda

Oleh karena itu, penjelasan seorang pekerja seks komersial (PSK) online berikut ini mungkin bisa menjadi petunjuknya.

AM (24) mengaku memilih jasa alter (joki akun media sosial) Twitter untuk memuluskan penghasilannya dalam bisnis prostitusi.

"Saya itu gaptek (gagap teknologi). Tahunya cuma pakai Line (aplikasi messenger)," terang pemandu karaoke di kawasan Bandungan, Kabupaten Semarang, tersebut, Rabu (10/5/2017) seperti dilansir dari Tribunnews.com.

Mereka bersama-sama menyewa jasa alter yang dipercaya. "Ada deh namanya, mau tahu saja. Ada fee sendiri untuk si alter dalam tiap transaksi," imbuh perempuan tersebut.

Teknisnya, si alter membuat akun di Twitter menggunakan foto AM.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved