Polisi 'Mencium' Kejanggalan Terbakarnya Gedung FEBI IAIN Palopo

Polisi mencium ada kejanggalan dalam peristiwa terbakarnya Gedung baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBI) IAIN Palopo

Polisi 'Mencium' Kejanggalan Terbakarnya Gedung FEBI IAIN Palopo
Grup WhatsApp Info Kejadian Kota Palopo
Gedung baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kota Palopo di Jl Agatis, Kelurahan Balandai, Kacamatan Bara, Kota Palopo terbakar, Senin (7/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunPalopo.Com, Hamdan Seoharto

TRIBUNPALOPO.COM, WARAUTARA - Polisi mencium ada kejanggalan dalam peristiwa terbakarnya Gedung baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo, di Jl Agatis, Kelurahan Balandai, Kecamatan Bara, Kota Palopo, Senin (7/1/2019) siang.

Kapolsek Wara Utara, Iptu Idris mengatakan, penyebab kebakaran belum bisa dipastikan.

Namun Ia mengaku, pihaknya mencium, ada kejanggalan dalam kasus kebakaran gedung yang menelan anggaran sebesar Rp 22 miliar itu.

Baca: Guy Junior Diisukan ke Persija Jakarta?

Baca: Hj Diana Besso Indo Botting Anak Gubernur NA, Karyanya Pernah Dipakai Jokowi

Baca: Upacara Minggu Pertama 2019, Dandim 1420 Sidrap Minta Personel Tingkatkan Kinerja

Baca: Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Makassar Padat Merayap

Baca: BREAKING NEWS: Merampok di Warkop dan Minimarket, Pemuda Ini Diciduk Resmob Polsek Panakkukang

Baca: Istana Tahfidz Quran Parepare Buka Pendaftaran Tahfidz, Gratis!

Baca: Air PDAM Luwu Timur di Puncak Indah Keruh

Baca: Inilah 10 Tempat yang Paling Ingin Didatangi Wisatawan Dunia di 2019, Salah Satunya Ada di Indonesia

Baca: Karen Kandang Ayam di Tengah Pemukiman, DPRD Wajo Bakal Panggil Dinas Terkait

Hanya saja, ia masih enggan menyebutkan dengan jelas kejanggalan tersebut.

"Kami sementara melakukan olah tempat kejadian perkara. Saya melihat ada kejanggalan. Karena belum ada aliran listrik PLN, dan plafon juga tidak terbakar, hanya atap,” tandasnya.

Proyek gedung itu saat ini masuk dalam tahap finishing, yang dikerjakan oleh PT Bangun Bumi Indah dan konsultan pengawas PT Elsadai Servo Cons.

Biaya Rp 22 miliat itu meliputi pembangunan Gedung RKB, Gedung Fakultas, pagar dan pintu gerbang.

Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:

Jangan lupa follow akun instagram tribun-timur.com

Baca: NU Parepare Gagas Pendirian Pesantren

Baca: Mahfud MD Sindir Andi Arief, Jansen Sitindaon Sebut Ada Peramal Baru

Baca: Karen Kandang Ayam di Tengah Pemukiman, DPRD Wajo Bakal Panggil Dinas Terkait

Baca: Gara-gara Kandang Ayam, Masyarakat Datangi Kantor DPRD Wajo

Baca: BREAKING NEWS: Polda Sulsel Berjanji Dua Oknum Perwira Selingkuhan Brigpol DS Akan Dirilis ke Publik

Baca: Intansi Vertikal se-Sulbar Gelar Rakor Review Kinerja 2018 dan Rencana Kerja 2019

 

Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved