Antisipasi Kebutuhan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, Pertamina Resmikan Depot Mini LPG Pressurized

pengoperasian Depot Mini LPG ini akan meningkatkan ketahanan stok elpiji di wilayah Minahasa Selatan.

Antisipasi Kebutuhan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, Pertamina Resmikan Depot Mini LPG Pressurized
dok Foto Humas Pertamina
Suasana peresmian beroperasinya Depot Mini LPG Pressurized oleh PT Megah Jaya Prima Lestari berlokasi di Desa Sapa Kecamatan Amurang Kabupaten Minahasa Selatan, Kamis (13/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Jelang Natal dan Tahun Baru, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII Sulawesi meningkatkan ketahanan pasokan elpiji di wilayah Minahasa Selatan.

Salah satunya dengan meresmikan beroperasinya Depot Mini LPG Pressurized. Depot dioperasikan PT Megah Jaya Prima Lestari berlokasi di Desa Sapa Kecamatan Amurang Kabupaten Minahasa Selatan, Kamis (13/12/2018).

Hadir meresmikam Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Tetty Paruntu, Direktur Pemasaran Retail Pertamina Mas'ud Khamid, Vice President Gas Domestik Pertamina Yanuar Budi Hartanto, dan General Manager Pertamina MOR VII Werry Prayogi.

Baca: BREAKING NEWS: Sumber Air Panas Hebohkan Warga di Makassar Ditutup Polisi! Ini Alasannya

Baca: 25.818 Pemilih Potential Non KTP-El di Pangkep, Kabupaten Barru Hanya 160 Orang

Mas'ud dalam siaran persnya Jumat (14/12/2018) menuturkan, pengoperasian Depot Mini LPG ini akan meningkatkan ketahanan stok elpiji di wilayah Minahasa Selatan.

"Depot ini memiliki kapasitas penuh sebesar 2x1.000 Metrik Ton (MT). Sehingga stoknya dapat memenuhi kebutuhan elpiji hingga 11 hari ke depan. Tentunya dapat menambah ketersediaan elpiji bagi masyarakat di Minahasa Selatan," kata Mas'ud.

GM Pertamina MOR VII, Werry menambahkan momen Natal diestimasi meningkatkan konsumsi elpiji masyarakat.

"Kami memprediksi kenaikan konsumsi elpiji di Sulawesi Utara menjelang dan selama momen natal 2018 sebesar 15 persen atau sekitar 30 MT. Hadirnya depot ini dapat melayani pengiriman harian normal atau Daily Offtake Thruput (DOT) sebanyak 180 MT," jelas Werry.

Depot ini menerima pasokan elpiji dari Kalbut. Adapun depot melayani kebutuhan 4 Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE), 34 agen dan 3 ribu pangkalan. (*)

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami:

Follow juga akun instagram official kami:

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Arif Fuddin Usman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved