Pemkot dan KPA Kota Makassar Gandeng Elemen Masyarakat Peringati Hari AIDS Sedunia

Dinas Kesehatan Kota Makassar bersama Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Makassar menggelar peringatan Hari AIDS sedunia

Pemkot dan KPA Kota Makassar Gandeng Elemen Masyarakat Peringati Hari AIDS Sedunia
Humas Pemkot Makassar
Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Kesehatan Kota Makassar bersama Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Makassar menggelar peringatan Hari AIDS sedunia, di Nipah Mall, Jl Urip Sumiharjo Makassar, Jumat (6/12/2018). (HUMAS PEMKOT MAKASSAR) 

Laporan Wartwan Tribun Timur, Fahrizal Syam

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Kesehatan Kota Makassar bersama Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Makassar menggelar peringatan Hari AIDS sedunia, di Nipah Mall, Jl Urip Sumoharjo Makassar, Jumat (6/12/2018).

Acara ini dihadiri Penjabat Sekretaris Daera Makassar Naisyah Tun Azikin didampingi Asisten ll bidang Ekonomi Pembangunan Sosial dan Kerja sama Pemkot Makassar Sittiara Kinang.

Dalam sambutan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto yang dibacakan Naisyah mengatakan, hingga saat ini sejak pemerintah melakukan pencegahan dan pengendalian HIV AIDS di kota Makassar, telah ditemukan sebanyak 3.839 kasus baru HIV.

Baca: TRIBUNWIKI: Lokasi ATM Bank Sulselbar di Soppeng

Baca: Hari AIDS Sedunia, Deng Ical Ajak Seluruh Elemen Lebih Peduli

Baca: Mulan Jameela Akhirnya Blak-blakan Soal Skandal Ahmad Dhani, Ngaku Rasakan Ini

"Sejak tahun 2014 hingga November 2018 jumlah penderita HIV AIDS berjumlah sekitar 3.839 penderita. Saat ini jumlah ODHA yang mengakses pengobatan ARV sebanyak 2.584 orang sudah ditangani dengan layanan pengobatan CST/PDP di Kota Makassar," ucap Naisyah.

Menurut Naisyah, penderita HIV saat ini telah mendapat perhatian dan penanganan yang intesif dari pemerintah, dengan adanya bantuan serta dari organisasi kemasyarakatan, lembaga swadaya masyarakat, pemuka agama, pemuka masyarakat, PKK, akademisi, lingkungan sekolah dan remaja, serta masyarakat lainnya.

"Dengan adanya kerja sama dari seluruh
pemangku kepentingan, akan meningkatkan pemahaman kepada masyarakat dalam mencegah dan menanggulangi HIV, terlebih untuk menormalisasi isu HIV AIDS, agar masyarakat mempunyai persepsi yang lebih positif sehingga dapat menurunkan stigma dan diskrimlnasi kepada penderita HIV," jelasnya.

Naisyah menambahkan, hingga saat ini penangan HIV sama seperti penyakit kronis lainnya yang dapat diobati, seperti diabetes melitus atau hipertensi.

"HIV sudah ada obatnya yaitu Anti Retro Viral (ARV), pengobatan ARV dini menjaga ODHA tetap sehat dan produktif serta dapat mencegah penularan baru," terangnya.

Sementara itu Sekretaris KPA kota Makassar Mawardi menghimbau kepada seluruh generasi muda di Hari AIDS sedunia ini, untuk menghidari sex bebas dan minum minuman beralkohol, serta mengutamakan pola hidup sehat sesuai dengan tema Hari AIDS sedunia yang dilaksanakan.

"Sesuai dengan tema yang diusung adalah Saya Berani, Saya Sehat yang tujuannya untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian seluruh masyarakat terhadap HIV AIDS dengan berani mengakses layanan kesehatan, melakukan tes HIV dan melanjutkan dengan pengobatan ARV sedini mungkin jika terdiagnosa HIV, intinya pola hidup sehat yang utama," jelas Mawardi. 

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

A

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved