Siapkan Anggaran Rp 2 M, Bupati Enrekang Cari 200 Orang Jadi Mubalig

Muslimin Bando akan mengangkat sekitar 200 mubalig untuk ditempatkan di beberapa masjid-masjid di Enrekang

Siapkan Anggaran Rp 2 M, Bupati Enrekang Cari 200 Orang Jadi Mubalig
MUH AZIS ALBAR
Bupati Enrekang, Muslimin Bando membuka Workshop Pembelajaran Abad 21 untuk Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas di Ruang Pola Kantor Bupati Enrekang, Selasa (6/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Bupati Enrekang, Muslimin Bando mengusung visi misi Enrekang maju, aman dan sejahtera (Emas) yang bekelanjutan dan religius pada periode kedua kepemimpinannya.

Untuk itu, Ia ingin betul-betul menjadikan kabupaten berjuluk Bumi Massenrempulu menjadi daerah yang religius.

Salah satu upaya yang akan dilakukannya adalah berencana akan mengangkat sekitar 200 orang mubalig untuk ditempatkan di beberapa masjid-masjid di ibu kota desa atau pun kecamatan.

Baca: Link Pengumuman Hasil SKD & Peserta SKB CPNS Kemenag 2018, Lihat Pula Bocoran Materi Tes SKB Kemenag

Baca: Tes Kepribadian: Cara Pegang Handphone Bisa Ungkap Sifat dan Karakter Sesungguhnya, Kamu yang Mana?

Baca: Hasil Liga Champion Hari Ini: Umpan Menawan Cristiano Ronaldo Antark Juventus ke Babak 16 Besar

"Kita ingin jadikan Enrekang menjadi daerah religius, jadi saya rencanakan 2019 ini akan mengangkat 200 orang untuk menjadi imam di masjid, punya kemampuan mengajarkan Alquran di masyarakat desa serta mampu menjadi penceramah yang baik," kata Muslimin Bando, Rabu (28/11/2018).

Ia menjelaskan, pihaknya sudah menyiapkan total anggaran sekitar Rp 2 miliar di APBD 2019 untuk menggaji para muballigh tersebut.

Meski begitu, Muslimin mengakui anggaran tersebut masih tergolong minim sebab dibutuhkan anggaran sekitar Rp 4,8 miliar jika ingin menggaji 200 orang tersebut dengan nilai minimal Rp 2 juta per bulannya.

Untuk itu, dirinya bakal mencoba mengkomunikasikan dengan desa untuk bersama membiayai terkait rencana tersebut.

"Kita sudah siapkan anggaran Rp 2 miliar sebagai tahap awal saja 200 orang dulu, tapi kalau kita mau gaji sekitar Rp 2 juta mereka, jadi kalau 12 bulan butuh dana sekitar Rp 4,8 miliar berarti masih kurang, tapi rencananya ini kita mau koordinasi dengam desanya nanti sama-sama biayai dengan Pemda Rp 1 juta dan Desa Rp 1 juta," ujar Muslimin Bando.

Menurut Muslimin Bando, ketersediaan muballig atau da'i adalah kebutuhan mendasar masyarakat.

Halaman
12
Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved