Tak Terima Calegnya Dicoret, Ketua PKPI Jeneponto Akan Lapor ke Bawaslu RI

Isjar Tinggi ketua partai PKPI Jeneponto mengaku tidak terima atas keputusan Bawaslu Jeneponto

Tak Terima Calegnya Dicoret, Ketua PKPI Jeneponto Akan Lapor ke Bawaslu RI
Ikbal Nurkarim
Isjar Tinggi Ketua partai PKPI Jeneponto 

Laporan Wartawan TribunJeneponto.com, Ikbal Nurkarim

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Isjar Tinggi ketua partai PKPI Jeneponto mengaku tidak terima atas keputusan Bawaslu Jeneponto, dalam sidang adjudikasi di kantor Bawaslu Jeneponto Jl Lingkar Taman Siswa kelurahan Empoang kecamatan Binamu Jeneponto Selasa (27/11/2018) siang.

Bawaslu Jeneponto menolak permohonan partai PPP dan PKPI terkait pencoretan nama Ishak dan Umar dari daftar calon tetap (DCT) oleh KPU Jeneponto.

Baca: TRIBUNWIKI: Ini Daftar Harga Roti John Makassar, Cobain Mulai Rp 12 ribu

Baca: VIDEO: Suasana Pelantikan Pengurus MUI Enrekang di Pendopo Rujab Bupati Enrekang

Namun, Isjar Tinggi Ketua PKPI Jeneponto tidak terima putusan tersebut dan akan kembali mengajukan permohonan ke Bawaslu Pusat

"Saya sebagai ketua partai tidak terimah, masalah ini kami akan teruskan kebawaslu Republik Indonesia,"Ujar Isjar Tinggi ke TribunJeneponto.com

Bawaslu Jeneponto sendiri memberi kesempatan kepada PPP dan PKPI jika ingin kembali mengajukan permohonan ke Bawaslu RI namun hanya untuk satu hari masa kerja.

Menurut Isjar waktu satu hari itu sangat singkat.

"Sangat sempit sekali, sangat singkat ruang yang diberikan, biasanya kita di beri waktu tiga hari namun ini kita cuman dikasi satu hari" tuturnya.

Namun Isjar tetap optimis bisa mengajukan permohonan meskipun hanya satu hari masa kerja.

Baca: Inflasi Sulsel Oktober 2018 Sebesar 0,27 Persen, Lebih Rendah dari Nasional 0,28 Persen

Baca: Sudah Sejam Listrik Padam di Kecamatan Larompong dan Suli, PLN Belum Temukan Penyebabnya

Ketua DPD PKPI itu berharap semua tuntutannya itu di akomodir kembali.

"Ya tentu saya berusaha untuk di akomodir kembali, mengenai administrasinya sudah lengkap menurut parpol, dan bagi KPU juga tidak pernah meminta putusan, terkait caleg kami yang terdaftar sebagai perangkat desa," tutupnya. (*)

Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved