Perjuangkan Jembatan, Anggota Dewan Asal Tellu Limpoe Bone Menangis di Rapat Banggar

Usman T yang juga wakil Ketua DPRD Bone tak malu menangis di depan Kadis Pekerjaan Umum Khalil Syihan dan anggota Banggar DPRD Bone lainnya.

Perjuangkan Jembatan, Anggota Dewan Asal Tellu Limpoe Bone Menangis di Rapat Banggar
justang/tribunbone.com
Usman T

Laporan Wartawan TribunBone.com Justang Muh

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG BARAT - Anggota Badan Anggaran (Banggar) Bone'>DPRD Bone bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah(SKPD) Bone terus menggenjot pembahasan APBD Tahun Anggaran(TA) pada tahun 2019, Senin (26/11/2018).

Salah seorang anggota Bone'>DPRD Bone dari fraksi Partai Amanat Nasional(PAN) Usman T (54) menangis demi memperjuangkan daerah pemilihannya (dapil) dalam rapat Banggar.

Hal itu terjadi saat pembahasan anggaran Dinas Pekerjaan Umum Bone bersama pada tahun 2019 di ruang rapat paripurna Kantor Bone'>DPRD Bone, Jl. Kompleks Stadion, Kota Watampone, Bone.

Usman T yang juga wakil Ketua Bone'>DPRD Bone tak malu menangis di depan Kadis Pekerjaan Umum Khalil Syihan dan anggota Banggar Bone'>DPRD Bone lainnya.

Usman menangis lantaran dalam dinamika rapat Banggar dengan Dinas PU Bone berkembang adanya penundaan rencana pembangunan Jembatan Bonto Masunggu, Kecamatan Tellu Limpoe.

Usman adalah legislator satu-satunya asal Pegunungan Tellu Limpoe, salah satu kecamatan terpencil di Kabupaten Bone.

"Kasihan warga Tellu Limpoe kalau jembatan ini tidak bangun, saya mewakili Tellu Limpoe sangat berharap jembatan Bonto Masunggu dibangun," kata Usman dengan suara terbata-bata sambil menangis menyampaikan pandangannya.

Namun akhirnya, anggota Banggar Bone'>DPRD Bone bersama Kadis PU Bone Khalil bersepakat tetap membangun jembatan Bonto Masunggu pada tahun 2019.

Seusai rapat, Usman kepada tribunbone.com mengungkapkan alasannya menangis lantaran dengan adanya jembatan Bonto Masunggu, warga Tellu Limpoe sudah tidak bakal memutar hingga 200 kilometer melewati Kabupaten Pangkep hanya dari Bonto Masunggu hingga ibu kota kecamatan Tellu Limpoe.

"Bayangkan sudah puluhan tahun warga Bonto Masunggu hanya pergi ke akses kecamatan menempuh 200 kilometer, kalau sudah ada jembatan akses bisa dipangkas menjadi 20 kilometer saja jaraknya dilalui," kata Usman salah satu anggota Banggar Bone'>DPRD Bone ini kepada tribunbone.com usai rapat pembahasan, Senin (26/11/2018) malam.

"Jarak tempuh perjalanan juga terpangkas dari 4 jam menjadi 1 jam perjalanan, itu yang membuat saya menangis dan terharu," kata Usman legislator senior yang sudah periode menjabat.

Rencananya, Jembatan Bonto Masunggu bakal dibangun dengan anggaran Rp 1, 5 Milar pada tahun 2019.

Jembatan sepanjang 22 meter tersebut menghubungkan Desa Tondong - Desa Bontomasunggu.

Penulis: Justang Muhammad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved