Banyak Ambulans di Enrekang Sudah Tak Layak Pakai

Untuk itu, dibutuhkan kendaraan oprasional yang mumpuni untuk menembus sejumlah daerah-daerah yang berada di daerah pegunungan.

Banyak Ambulans di Enrekang Sudah Tak Layak Pakai
Muh Azis Albar/Tribunenrekang.com
Kepala Puskesmas Kota Enrekang, Sri Siswaty Zainal. 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Kabupaten Enrekang merupakan daerah yang dikelilingi oleh pegunungan dan sejumlah akses jalan yang berkelok nan berat.

Untuk itu, dibutuhkan kendaraan oprasional yang mumpuni untuk menembus sejumlah daerah-daerah yang berada di daerah pegunungan.

Namun, sejauh ini ketersedian mobil operasional khususnya di Puskesmas Kota Enrekang belum maksimal.

Itu lantaran kondisi mobil ambulans khususnya di Puskesmas Kota Enrekang sudah sangat berumur.

Sehingga, kemampuannya untuk mengakses daerah-daerah pelosok agak sulit.

Hal itu pun diakui Kepala Puskesmas Kota Enrekang, Sri Siswaty Zainal. Menurutnya, usia mobil oprasionalnya saat ini sudah puluhan tahun.

Sehingga, apabila digunakan ke daerah pegunugan atau daerah terpencil kerap membuatnya harus berjalan kaki lantaran ketidakmampuan kendaraannya menembus medan yang berat.

"Usia mobil operasional kita memang sudah puluhan tahun jadi kita kesulitan menembus medan berat, jadi kebutuhan mendesak mungkin adanya pembaruan untuk kendaraan oprasionalnya khususnya Ambulans," kata Sri kepada TribunEnrekang.com, Minggu (25/11/2018).

Apalagi, lanjut Sri, penyakit yang dominan ditemukannya saat ini di masyarakat adalah hipertensi.

Olehnya itu, dibutuhkan untuk berkunjung langsung ke rumah warga untuk melakukan kontrioling penyakit.

Sehingha diperlukan, ketersediaan mobil operasional yang memadai untuk menembut akses yang sulit.

Sementara Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Enrekang, Sutrisno mengatakan, saat ini memang perencanaan untuk kondisi kendaraan operasional pelayanan kesehatan sudah dalam tahap pembicaraan.

"Iya untuk kendaraan operasional kesehatan memang sedang kita kaji, dengan mendata kendaraan operasional seperti ambulans yang masih layak dan tidak," ujarnya.

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved