Dinikahi Brondong, Segini Uang Panaik Nenek 65 Tahun Pemilik Kebun Cengkeh Luas di Suli

Janda asal Desa Corawali bernama Inade (65), dipersunting pemuda asal Kabupaten Enrekang bernama Muh Idris (20).

Laporan Wartawan TribunSidrap.com, Amiruddin

TRIBUNSIDRAP.COM, PANCA LAUTANG - Acara pernikahan pasangan terpaut usia 45 tahun di Desa Corawali, Kecamatan Panca Lautang, Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (24/10/2018) malam, dipadati warga.

Janda asal Desa Corawali bernama Inade (65), dipersunting pemuda asal Kabupaten Enrekang bernama Muh Idris (20).

Inade dikenal sebagai pemilik lahan cengkeh cukup luas di Suli, Kabupaten Luwu.

Sedangkan Idris merupakan pemuda yang bekerja di kebun cengkeh milik Inade.

Saat ditemui TribunSidrap.com, di rumahnya, Inade mengaku bahagia atas pernikahan tersebut.

"Mungkin inilah namanya jodoh pak. Saya tidak malu atas pernikahan ini, karena kami memang saling mencintai," kata Inade, kepada TribunSidrap.com.

Saat ditanya soal uang panaik (seserahan dari mempelai pria kepada wanita), janda yang ditinggal mati suaminya pada 18 Februari 2015 itu mengaku menerima uang panaik Rp 10 juta dari Idris.

"Uang panaik Rp 10 juta, ada juga erang-erang (seserahan dalam adat Bugis Makassar)," ujarnya.

Sementara itu, keponakan Inade, Hj Asma mengaku bahagia atas pernikahan tantenya tersebut.

"Kami tentu bahagia, apalagi mereka memang saling suka. Sebagai keluarga kita tentu mendukung," ujarnya.

Pantauan TribunSidrap.com, warga masih terus berdatangan ke lokasi acara pernikahan Inade dan Idris, yang terletak di Jl Poros Panca Lautang tersebut.

Penulis: Amiruddin
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved