Gempa Bumi, Tsunami Palu-Donggala - Wahdah Islamiyah Kirim 66 Relawan 'Pasukan Hijau'

Kondisi di lokasi terdampak gempa bumi di Palu dan Donggala, menurut Ustadz Rahmat, masih ada lokasi-lokasi pengungsi belum tertangani baik.

Gempa Bumi, Tsunami Palu-Donggala - Wahdah Islamiyah Kirim 66 Relawan 'Pasukan Hijau'
DOK WAHDAH ISLAMIYAH
Para relawan untuk korban gempa bumi di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah dari Wahdah Islamiyah. Relawan yang akan berangkat sebanyak 66. 

TRIBUN-TIMUR.COM - "Selamat bergabung dalam 'Pasukan Hijau' Wahdah Islamiyah."

Demikian ucapan Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Wahdah Islamiyah, Ustadz Rahmat Abdul Rahman saat apel pelepasan relawan Wahdah Islamiyah di halaman kantor DPP Wahdah Islamiyah, Jalan Antang Raya nomor 48, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (9/10/2018).

'Pasukan Hijau' adalah istilah yang merujuk pada relawan Wahdah Islamiyah dengan ciri khas pakaian warna hijau.

Ustadz Rahmat berpesan agar para relawan senantiasa menjaga keikhlasan.

"Tugas kemanusiaan yang ikhwah sekalian akan laksanakan adalah bagian dari jihad fii sabilillah. Maka luruskan niat, perbaiki tujuan dan maksud antum semua," tutur Ustadz Rahmat berpesan.

Baca: Wapres JK Apresiasi Kerja Relawan Wahdah Islamiyah di Palu

Baca: Abu Umar Al-Qassam, Korban Gempa Palu yang Pilih Jadi Relawan SAR Wahdah Islamiyah

Baca: Punya 200 Sekolah, Wahdah Islamiyah Siap Terima Anak-anak Korban Bencana di Sulteng

Jihad yang dimaksud, lanjut Ustadz Rahmat mengatakan, bukan jihad dalam artian perang, namun untuk membantu sesama umat manusia.

Selain persiapan fisik, para relawan juga harus mempersiapkan mental dengan baik untuk menghadapi kondisi yang terburuk sekalipun.

"Kondisi di sana mungkin tidak sesuai dengan bayangan antum sebelumnya. Makanya jangan kaget, tetapi harus siap dengan segala kemungkinan terburuk yang bisa saja antum hadapi di sana," kata Ustadz Rahmat.

Menjelaskan kondisi di lokasi terdampak gempa bumi di Palu dan Donggala, menurut Ustadz Rahmat, masih ada lokasi-lokasi pengungsi belum tertangani baik.

Baca: Korban Gempa Bumi, Tsunami Palu - Donggala Gadai Cincin Nikah Gegara Kelaparan

Baca: Warga Korban Gempa Bumi di Palu Bersorak-sorai Sambut Relawan Wahdah Peduli

Mereka masih kekurangan makanan dan minuman.

Untuk itu diharapkan agar relawan bekerja dengan koordinasi yang baik dengan relawan yang telah ada di sana dan juga pihak pemerintah.

"Lihat titik-titik lokasi yang belum mendapat bantuan. Kita masuk ke pelosok-pelosok dimana belum disentuh oleh relawan-relawan dari organisasi lain. Masuk ke sana, antarkan bantuan. Buat mereka tersenyum, minimal mereka merasa bahwa mereka punya saudara yang memberikan kepedulian dan perhatian kepada mereka," kata Ustadz Rahmat.

Koordinator pengiriman relawan, Ustadz Taufan Djafri mengatakan, hari ini akan diberangkatkan relawan sebanyak 66 relawan dengan rincian 48 relawan yang akan bertugas di dapur umum, distribusi bantuan dan evakuasi, 8 orang relawan medis yang terdiri atas dokter dan perawat, serta 10 orang relawan trauma healing.

Relawan ini akan menjadi tenaga tambahan bagi 150 relawan Wahdah Islamiyah yang telah bertugas di Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Donggala.(*)

Penulis: CitizenReporter
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved