Hingga Oktober Tahun Ini, Enrekang Sudah Produksi 100.000 Ton Bawang Merah

Menurutnya, meningkatnya jumlah produksi dipengaruhi oleh bertambahnya luas lahan dan jumlah panen tahun ini.

Hingga Oktober Tahun Ini, Enrekang Sudah Produksi 100.000 Ton Bawang Merah
Muh Azis Albar/Tribunenrekang.com
Bawang merah petani di Kecamatan Baraka Enrekang. 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Jumlah produksi bawang merah Kabupaten Enrekang hingga Oktober 2018 sudah mencapai 100.000 ton.

Jumlah tersebut diperoleh dari 10.000 hektare lahan bawang merah yang tersebar merata di Kabupaten Enrekang.

Jumlah tersebut alami peningkatan jika dibandingkan tahun 2017 lalu yang hanya mencapai 1.116.123 kilogram (Kg) dari sekitar 9.800 hektare.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Enrekang, Addi, Senin (8/10/2018).

Menurutnya, meningkatnya jumlah produksi dipengaruhi oleh bertambahnya luas lahan dan jumlah panen tahun ini.

"Tahun ini memang meningkat produksi bawang merah kita, dan tahun depan kita targetkan bisa bertambah minimal 50 persen dari tahun ini," kaya Addi.

Ia menjelaskan, kondisi masa tanam untuk akhir tahun ini memang sedikit lambat dari sebelumnya.

Itu lantaran kemarau yang agak panjang, meski begitu Ia memperkirakan untuk panen akhir tahun ini seduai siklus nasional.

Musim panen memang ditarget untuk Januari dan Februari. Tetapi, kata dia, pihaknya telah mengkomunikasikan dengan daerah penghasil bawang lainnya.

Apalagi, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Kabupaten Bima, terkait jadwal tanam agar tak bersamaan.

Sehingga, stabilitas harga bawang merah nadional bisa tetap terjaga dan petani tidak merugi.

"Untuk siklus tanam Oktober ini setelah ada hujan diperkirakan mencapai 500 hektare. Sementara untuk bulan November mencapai 700 hektare di seluruh Kabupaten Enrekang," ujarnya.

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved