CPNS 2018

Mau Melamar CPNS 2018? Sinjai Terima 128 Guru!

Mengenai teknis pendaftaran bagi calon pelamar, Pemda Sinjai masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat dan provinsi

Mau Melamar CPNS 2018? Sinjai Terima 128 Guru!
INT
CPNS 2018 

SINJAI, TRIBUN - Penjabat Bupati Sinjai, Muh Jufri Rahman, menyampaikan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) akan membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di seluruh Indonesia.

Khusus di Kabupaten Sinjai, mendapat jatah atau kuota formasi sebanyak 250 orang, yang terdiri atas tenaga pendidikan (guru), kesehatan, dan tenaga teknis.

Muh Jufri mengatakan, Minggu (9/9/2018), dari kuota 250 CPNS untuk Sinjai tahun 2018 ini, jatah terbanyak untuk guru sebanyak128 orang, tenaga kesehatan 92 orang, serta tenaga teknis terkait infrastruktur 30 orang.

Mengenai teknis pendaftaran bagi calon pelamar, Pemda Sinjai masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat dan provinsi.

Menurutnya, dalam waktu dekat ini, akan ada pembahasan teknis di Pemprov Sulsel mengenai teknis penerimaan CPNS tersebut.

Usulkan 1.327 CPNS ke Pemerintah Pusat

Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sinjai, Haerani Dahlan, menyampaikan, Pemda Sinjai sebenarnya mengusulkan 1.327 kuota Calon pegawai Negeri Sipil (CPNS) ke Kementerian Aparatur Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrat (Kemenpan-RB) di Jakarta, untuk tahun 2018 ini.

Haerani Dahlan menjelaskan, BKPSDM Sinjai sudah mengusulkan kuota penerimaan CPNS Sinjai sejak Januari lalu.

Beberapa formasi terus disempurnakan, seperti memperjelas nama jurusannya agar kedepan saat dimulai pendaftaran, sudah tepat dan tidak keliru lagi kuotanya dengan kebutuhan mereka di daerah.

Menurutnya, usulan 1.327 kuota itu untuk persiapan lima tahun kedepan. Tahun ini, Sinjai hanya mendapat kuota CPNS dari KemenPAN RB sebanyak 250 orang.

Terkait jatah dari pemerintah pusat itu, Haerani mengatakan, jumlah itu merupakan kebijakan pemerintah pusat yang berdasarkan pada kemampuan keuangan daerah untuk menggaji pegawainya. (*)

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Insan Ikhlas Djalil
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help