Ome-Bisa Gugat Penetapan KPU Palopo Lagi ke PTUN

Lukman S Wahid mengatakan, nomor perkara gugatan adalah No. 76/G/2018/PTUN MKS tertanggal 6 September 2018.

Ome-Bisa Gugat Penetapan KPU Palopo Lagi ke PTUN
HANDOVER
Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan pasangan calon (Paslon) Wali Kota Palopo, Akhmad Syarifuddin Daud - Budi Sada (Ome Bisa), Kamis (9/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunPalopo.Com, Hamdan Seoharto.

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Akhmad Syarifuddin Daud alias Ome dan Budi Sada kembali melayangkan gugatan ke PTUN Makassar.

Mereka menggugat Keputusan KPU Palopo No 146/PL.03.7-KPT/7373/KPU-Kot/VIII/2018 tentang Penetapan Pasangan Calon Terpilih Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palopo Tahun 2018.

Kuasa hukum Ome - Budi Sada, Lukman S Wahid mengatakan, nomor perkara gugatan adalah No. 76/G/2018/PTUN MKS tertanggal 6 September 2018.

"Pada dasarnya kami diantaranya berangkat pada adanya fakta hukum baru yakni putusan DKPP yang memecat Komisioner KPU Palopo karena tidak mendiskualifikasi pasangan Judas - Rahmat saat diperintahkan oleh Panwaslu," katanya, Jumat (7/9/2018).

Lukman S Wahid enggen berkomentar lebih dalam soal gugatan tersebut. Menurutnya, pasca gugatan Ome -Budi Sada ditolak di MA pihaknya masih punya jalan untuk melakukan gugatan lain.

"Jangan banyak-banyak dulu ya. Nanti kalau sudah ada perkembangan baru kami kabari," katanya.

Sekedar diketahui, Pasangan Judas Amir-Rahmat Masri Bandaso dinyatakan sebagai pemenang Pilkada 2018 oleh KPU Palopo.

Menanggapi hal itu pasangan Ome-Budi Sada menggugat ke MA namun hasilnya ada penolakan gugatan.

Dalam waktu dekat ini Judas Amir-Rahmat Masri Bandaso akan segera dilantik menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help