Genjot Penghasilan Pajak, UPT Pendapatan Enrekang Gelar Sosialisasi Pajak

Khusus untuk PKB realisasi penerimaannya hingga Mei 2018 Rp 460 miliar atau 38,80 persen dari target Rp 1,185 triliun.

Genjot Penghasilan Pajak, UPT Pendapatan Enrekang Gelar Sosialisasi Pajak
m azis albar/tribunenrekang.com
Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendapatan wilayah Enrekang menggelar Sosialisasi Pajak Daerah di Cafe Rini Massemba, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, Rabu (5/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendapatan wilayah Enrekang menggelar Sosialisasi Pajak Daerah di Cafe Rini Massemba, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, Rabu (5/9/2018).

Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Bidang Teknologi Sistem informasi Bapenda Sulsel, Adhita Sandhya Dharma, Kanit Regident Samsat Enrekang, Iptu Cecep Hidayat dan Kepala UPT Enrekang, Rusmin.

Sosialisasi diikuti oleh para camat, lurah, dan kepala desa yang ada di Kabupaten Enrekang.

Pada kesempatan itu, Adhita Sandhya mengatakan target yang dibebankan kepada UPT Pendapatan Enrekang tahun ini mencapai Rp 12,7 miliar.

Sementara untuk total target pajak untuk Bapenda Sulsel senilai Rp 3,47 triliun dengan realisasi hingga Mei 2018 saat ini baru mencapai Rp 1,27 triliun atau 36,85 persen.

Jumlah tersebut bersumber dari lima jenis pungutan pajak yakni Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama (BBNKB), Pajak Bahan Bakar (PBBKB), Pajak Air Permukaan (PAP) dan pajak rokok.

Khusus untuk PKB realisasi penerimaannya hingga Mei 2018 Rp 460 miliar atau 38,80 persen dari target Rp 1,185 triliun.

Baca: Belasan Kendaraan Ditilang saat Operasi Patuh Pajak Samsat Makassar

Baca: Operasi Pajak Kendaraan, Samsat Sinjai Kumpulkan Rp 166 Juta

"Olehnya itu, kita harapkan masyarakat bisa membayar pajak tepat waktu, karena hasil pajak ini juga akan dikembalikan untuk pembangunan di daerah," katanya. Ia menjelaskan, selama ini banyak masyarakat Sulsel yang membeli mobil di Jakarta.

Karena beranggapan bahwa pajak disana lebih murah yakni 10 persen, olehnya itu Bapenda Sulsel juga sudah menurunkan pajak dari 12 persen menjadi sama dengan di Jakarta menjadi 10 persen.

"Jadi kalau beli mobil sarankan mending di Sulsel saja, karena pajaknya sudah sama dengan yang di Jakarta dan akan dikembalikan juga untuk membangun daerah kita termasuk perbaikan jalan," jelasnya.

Sementara Kanit Regident Samsat Enrekang, Iptu Cecep Hidayat, mengatakan visi Samsat adalah peningkatan pendapatan daerah yang maksimal melalui sistem pengelolaan pendapatan daerah yang bersih, tertib, transparan, akuntabel dan inovatif.

Sehingga setiap layanan pembayaran pajak sudah dipermudah seperti layanan Samsat unggulan, Samsat keling, dan kehadiran gerai di beberapa kecamatan.

Apabila, masyarakat butuh informasi terkait pembayaran pajak bisa melakukan layanan sms Info di nomor 99250 atau via twitter @samsatsulsel.

"Jadi sebagai warga negara yang baik, bayar pajak harus tepat waktu karena pajak adalah kewajiban kita untuk menunjang pembangunan daerah," ujarnya.(*)

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help