Residivis Pencuri Ban Dibekuk Polres Gowa Punya Hari Khusus untuk Beraksi, Ini Alasannya

Modus yang mereka gunakan adalah mobile dan memilih sasaran secara acak.

Residivis Pencuri Ban Dibekuk Polres Gowa Punya Hari Khusus untuk Beraksi, Ini Alasannya
HANDOVER
Residivis Pencuri Ban dan Velg di Gowa Didor Polsek Somba Opu 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Wa Ode Nurmin

TRIBUN-TIMUR.COM,SUNGGUMINASA - Zainal Abidin (30) tersangka kasus pencurian puluhan ban bernilai ratusan juta punya hari khusus saat melakukan aksinya.

Di hadapan sejumlah media, tersangka yang ditangkap di Tallo Makassar ini mengaku hanya beraksi pada hari Kamis dan Jumat saja.

Alasannya, dua hari itu dipercayai membawa berkah pada dirinya dan rekannya.

Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga, Kamis (30/8/2018), mengungkapkan tersangka selalu beraksi setiap malam Jumat.

"Jadi mereka ini beraksi setiap malam jumat. Keluar diatas pukul 21.00 malam. Mereka percaya jam segitu hasilnya bisa maksimal," katanya.

Baca: Kariuk si Spesialis Pencuri Rokok Terciduk Tim Resmob Gabungan

Modus yang mereka gunakan adalah mobile dan memilih sasaran secara acak.

Ketika menentukan target, kelimanya lalu turun dan berada pada posisi masing-masing ban.

Cukup 10 menit mereka membuka ban-ban tersebut. Lalu diangkut ke dalam mobil yang mereka rental selama beraksi.

Jika masih ada waktu, audio dan ampli mobil juga ikut dipreteli.

Hasilnya mereka jual dengan harga murah.

Baca: Residivis Pencuri Ban dan Velg di Gowa Didor Polsek Somba Opu

Ban berukuran 20 ring dijual Rp 3 juta (empat ban) dan yang sedang kisaran Rp 2 Juta.

Diluar harga normal ban ukuran 20 ring bisa mencapai Rp 10 juta/empat ban.

Jika dirupiahkan total ban dan velg yang mencapai 87 itu mencapai angka Rp 200 juta.

Sayangnya polisi baru bisa menangkap satu pelaku. Empat lainnya kini DPO.(*)

Penulis: Waode Nurmin
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help