10 PTS Tidak Diperkenankan Ikuti Rakerwil LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi

"Di Sulawesi ada 10 PTS yang tidak kita undang karena sesuai instruksi kemenristekdikti kita hentikan layanannya,"

10 PTS Tidak Diperkenankan Ikuti Rakerwil LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi
Munawwarah Ahmad/Tribun
Hawignyo 

Laporan Wartawan Tribun Timur Munawwarah Ahmad

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR- Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) wilayah IX Sulawesi, menggelar rapat kerja wilayah (rakerwil) di hotel Claro, Selasa-Rabu (28-29/8/2018).

Sebanyak 290 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dari berbagai wilayah di Sulawesi menghadiri rakerwil yang mengangkat tema LLDikti wilayah IX meretas kesiapan Perguruan Tinggi dalam menyongsong revolusi industri 4.0.

"Hingga saat ini baru segitu yang registrasi dari 350 yang kita undang,"kata Sekertaris LLDikti IX Sulawesi Hawignyo yang juga merupakan Ketua panitia rakerwil sesaat sebelum rakerwil dimulai.

Namun kata Hawignyo, tidak semua Perguruan Tinggi Swasta (PTS) diundang. Khususnya 10 PTS yang bermasalah atau sedang dalam masa pembinaan oleh Kemenristekdikti.

"Di Sulawesi ada 10 PTS yang tidak kita undang karena sesuai instruksi kemenristekdikti kita hentikan layanannya. Makanya kita tidak undang untuk hadir,"tambah Hawignyo.

Mengenai 10 PTS tersebut, Hawignyo enggan menyebutnya secara rinci.

Sejumlah materi akan disajikan pada hari pertama rakerwil. materi pertama tentang statuta perguruan tinggi tepat pada 13.00-14.30, dibawakakan oleh Prof Dr Johannes Gunawan dan Prof Dr Bernadette Waluyo dengan moderator Prof Dr Abd Rahman.

Dilanjutkan dengan materi kedua Best Practice Pembelajaran Daring dengan nara sumber Dr Yusrin Sunusi B pada jam 14.30-15.30 didampingi moderator De Delly Mustafa.

Seremoni pembukaan rakerwil baru akan dimulai pada pukul 15.45 ditandai dengan laporan Kepala LLDIKTI IX Sulawesi, Prof Dr Jasruddin. Selanjutnya, arahan Dirjen Kelembagaan Kemenristekdikti RI Fr Patdono Suwignyo dengan moderator Prof Dr Hattah Fattah. (*)

Penulis: Munawwarah Ahmad
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved