Anggota DPRD Sidrap Patungan Bantu Sekolah Kelas Jauh di Bukere

H Zulkifli Zain mengatakan, penyerahan bantuan tersebut untuk membantu perbaikan ruang kelas di Bukere, agar tak lagi belajar di kolong rumah.

Anggota DPRD Sidrap Patungan Bantu Sekolah Kelas Jauh di Bukere
AMIRUDDIN
Anggota DPRD Sidrap patungan bantu sekolah kelas jauh di Bukere. 

Laporan Wartawan TribunSidrap.com, Amiruddin

TRIBUNSIDRAP.COM, MARITENGNGAE - DPRD Sidrap menggelar rapat bersama Kepala Desa Cenrana, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidrap, Kartono, Selasa (7/8/2018).

Pemanggilan tersebut, sebagai tindak lanjut rapat dengar pendapat dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sidrap, Nurkanaah, kemarin, Senin (6/8/2018).

Rapat membahas kondisi kelas jauh SD 5 Bilokka, di Dusun Bukere, Desa Cenrana, Kecamatan Panca Lautang, yang belajar di bawah kolong rumah warga sejak 2011.

Baca: Miris, Sejak 2011 Murid SD di Bukere Sidrap Belajar di Kolong Rumah Warga

Murid Sekolah Dasar (SD) di Dusun Bukere, Desa Cenrana, Kecamatan Panca Lautang, Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel) masih belajar di kolong rumah warga.
Murid Sekolah Dasar (SD) di Dusun Bukere, Desa Cenrana, Kecamatan Panca Lautang, Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel) masih belajar di kolong rumah warga. (amiruddin/tribunsidrap.com)

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah anggota DPRD Sidrap sepakat patungan membantu perbaikan kelas jauh tersebut.

"Ini hasil patungan sejumlah anggota DPRD Sidrap, untuk membantu perbaikan kelas jauh di Bukere," kata anggota DPRD Sidrap, Sudarmin, sambil menyerahkan bantuan kepada Kades Cenrana.

Anggota DPRD yang tampak hadir dalam penyerahan bantuan tersebut, H Zulkifli Zain, Edi Slamet, Hj St Rahmah, Ahmad Shalihin Halim (Golkar), Agus Syamsuddin (NasDem), Naharuddin (Demokrat).

Sementara itu, Ketua DPRD Sidrap, H Zulkifli Zain mengatakan, penyerahan bantuan tersebut untuk membantu perbaikan ruang kelas di Bukere, agar tak lagi belajar di kolong rumah.

Kabid Pendidikan Dasar Disdikbud Sidrap, Syahrul Syam, mengatakan pihaknya terkendala membangun sekolah yang permanen di Bukere karena tidak adanya lahan milik sekolah tersebut.

"Untuk membangun sekolah menggunakan dana alokasi khusus (DAK) perlu lahan bersertifikat. Meski begitu kami tetap upayakan membantu, melalui bahan hasil bongkaran sekolah yang direhab," ujarnya.

Sekadar diketahui, Bukere merupakan salah satu daerah terpencil di Sidrap. Letaknya sekitar 42 km ke arah selatan ibu kota Sidrap.

Untuk sampai ke daerah yang berbatasan dengan Kabupaten Barru itu, harus melewati akses jalan yang cukup memperihatinkan.

Beruntung, saat ini TNI yang tengah melaksanakan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-102, merintis dan meningkatkan jalan di wilayah tersebut.(*)

Penulis: Amiruddin
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help