Sunat SPP Mahasiswa Asal Pangkep, Syamsuddin Tegur Kadisnya

Apa yang dilakukan kepala Dinas Pendidikan Pangkep sangat salah karena mengambil keputusan sepihak.

Sunat SPP Mahasiswa Asal Pangkep, Syamsuddin Tegur Kadisnya
munjiyah/tribunpangkep.com
Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid 

Laporan Wartawan TribunPangkep.com, Munjiyah Dirga Ghazali

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE - Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid naik pitam setelah mengetahui Kepala Dinas Pendidikan Pangkep, Muhammad Idris Sira mengambil kebijakan sepihak soal pemotongan Sumbangan Penyelenggaraan Pendidikan (SPP) gratis Pemkab Pangkep tahun 2018 untuk ribuan mahasiswa asal Pangkep.

"Saya sudah tegur itu kadisnya karena tanpa sepengetahuan saya dia ambil kebijakan seperti itu memotong SPP mahasiswa," kata Syamsuddin, Senin (5/8/2018).

Menurutnya, apa yang dilakukan kepala Dinas Pendidikan Pangkep sangat salah karena mengambil keputusan sepihak tanpa memberitahunya terlebih dahulu.

"Itu salah sekali, merugikan pihak mahasiswa dan jumlah nominal yang sama sebelumnya itu sudah saya SK-kan dengan kerja sama pihak universitas," ujarnya.

Dia memerintahkan Dinas Pendidikan Pangkep untuk mengembalikan sisa uang pemotongan. "Iya harus dikembalikan seperti Surat Keputusan (SK) Bupati tidak susah kan. Intinya harus dikembalikan uangnya mahasiswa," jelasnya.

Baca: Syamsuddin A Hamid Minta Ampun, Jumlah Tenaga Honorer di Pangkep Lebihi PNS

Baca: Ini Alasan Dinas Pendidikan Pangkep Lakukan Pengurangan SPP Gratis Tahun 2018

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Pangkep melakukan pengurangan SPP gratis Pemkab Pangkep tahun 2018 untuk mahasiswa asal Pangkep.

Muhammad Idris Sira mengatakan pengurangan SPP gratis ini agar semua mahasiswa kebagian, jadi tidak dipotong sesuai kabar yang beredar di kalangan mahasiswa.

Idris menyebut, saat ini jumlah mahasiswa yang akan menerima bertambah dari jumlah tahun 2017 sebanyak 3.489 mahasiswa dan tahun 2018 sebanyak 4.400 mahasiswa.

Maksimal yang akan diterima SPP gratis mahasiswa dari tahun lalu Rp 2 juta sebelum ada pengurangan, kini dikurangi maksimal Rp 1,725 juta per semester.(*)

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved