Mengaku Lebih Hemat dan Aman, Dapur Tian Jl Onta Lama Pakai Bright Gas

Selain hemat, Mei menilai tabung bright gas lebih aman dikarenakan punya tabung yang lebih tebal.

Mengaku Lebih Hemat dan Aman, Dapur Tian Jl Onta Lama Pakai Bright Gas
FADHLY
Mengaku Lebih Aman, Dapur Tian Jl Onta Lama Pakai Bright Gas 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dapur Tian Kedai Soto yang terletak di Jl Onta Lama Makassar buka tiap hari.

Menjajakan berbagai macam sop, mulai dari soto Betawi, sop ubi, rawon, coto Makassar, hingga nasi campur.

Manajemen Peertamina Marketing Operation Region (MOR) VII Sulawesi dan Tribun Timur menyambangi UKM yang baru berdiri 3 bulan itu.

Kakak dari Owner Dapur Tian, Mei menuturkan, sejak April lalu, proses masak seluruh menu yang dijajakan menggunakan tabung Bright Gas.

"Sejak buka kami sudah pakai. Seminggu itu bisa habis 7 tabung 12 kg dan 4 tabung 5,5 kg," katanya.

Selain hemat, Mei menilai tabung bright gas lebih aman dikarenakan punya tabung yang lebih tebal.

"Saya punya 7 mata kompor, kalau pakai tabung gas 3 kg tidak kuat tekanannya. Cepat habis, dan dikit-dikit ganti tabungkan. Pokoknya lebih mantap pakai bright gas deh," kata Mei.

Sr. Supervisor Communication & Relations MOR VII, Cecep Supriyatna mengapresiasi owner Dapur Tian Kedai Sop dengan memberikan plakat.

Dalam program ini Pertamina memberikan dukungan promosi unit usaha serta pelatihan mengenai pemasaran bisnis.

"Tentunya para pelaku usaha ini dapat menjadi contoh atau role model bagi pelaku usaha lainnya, agar menggunakan LPG non subsidi ataupun beralih dari LPG 3 Kg ke Bright Gas," kata Cecep sapaanya.

Selama program berjalan 3 bulan ke depan, kami menargetkan sebanyak 30 pelaku usaha yang terpilih. Sehingga harapan kami, melalui apresiasi berbentuk promosi bisnis akan dapat mendukung pengembangan usaha mereka.

"Kami berharap, program ini dapat meningkatkan konsumen yang mampu dan tidak berhak menggunakan LPG 3 kg untuk beralih ke LPG non subsidi," katanya. (*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help