Timsel Kecolongan, Dua Pengurus Parpol Lolos 10 Besar Calon Komisioner KPU Bantaeng

Muhammad Nur Fajri menyayangkan munculnya dua nama tersebut yang sangat jelas adalah pengurus parpol.

Timsel Kecolongan, Dua Pengurus Parpol Lolos 10 Besar Calon Komisioner KPU Bantaeng
HANDOVER
Pemerhati Demokrasi Bantaeng, Muhammad Nur Fajri. 

Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Edi Hermawan

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Sepuluh nama calon komisioner KPU Bantaeng telah diumumkan oleh Panitia Seleksi (Pansel) pada 30 Juli 2018.

Namun, rupanya Timsel kecolongan dalam proses seleksi tersebut sebab ada dua nama yang diketahui merupakan pengurus parpol.

Pemerhati demokrasi Bantaeng, Muhammad Nur Fajri menyayangkan munculnya dua nama tersebut yang sangat jelas adalah pengurus parpol.

"Kami tentu saja menyayangkan keputusan Timsel yang meloloskan dua nama menjadi calon komisioner KPU, padahal jelas-jelas adalah pengurus parpol," ujarnya kepada TribunBantaeng.com, Selasa (31/7/2018).

Dia menjelaskan bahwa sangat jelas aturan dalam UU Nomor 22 Tahun 2007 Pasal 11 huruf (i) yang bunyinya tidak pernah menjadi anggota parpol sekurang-kurangnya lima tahun terakhir.

Hal itu menurutnya menjadi pertanyaan besar sejauh mana kapasitas dan profesionalitas Tim Pansel dalam menyeleksi calon Komisioner KPU Bantaeng.

"Bagaimana mau tercipta Demokrasi yang baik, jujur dan adil kalau para penyelenggara pemilu sudah tidak terjaga integritasnya," tuturnya.

Dua calon komisioner KPU dimaksud yakni Abbas Hasan yang tercatat sebagai Wakil Sekretaris DPK PKPI Bantaeng, masa bakti 2011-2016, sesuai SK DPP PKPI Sulsel bernomor : 04/SKEP/DPP PKPI IND/SS/II/2011.

Serta Agusliadi yang tercatat sebagai Wakil Sekretaris DPD PAN Bantaeng periode 2010-2015, sesuai SK DPW PAN Sulsel bernomor : PAN/21/A/Kpts/K-S/010/V/2011. (*)

Penulis: Edi Hermawan
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help