Videonya Viral Enggan Teken SKU Warga, Begini Penjelasan Lurah Empoang Selatan Jeneponto

Melalui sambungan telepon selular, Muh Yusuf pun menceritakan kejadian yang sebenarnya.

Videonya Viral Enggan Teken SKU Warga, Begini Penjelasan Lurah Empoang Selatan Jeneponto
IST
Oknum lurah di Jeneponto 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU -Lurah Empoang Selatan, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Muh Yusuf, membantah dirinya enggan menandatangani berkas permohonan warganya seperti video yang viral di media sosial.

Hal itu diungkapkan Muh Yusuf saat dikonfirmasi TribunJeneponto.com, Selasa (03/07/2018).

Melalui sambungan telepon, ia pun mengungkapkan kronologi menurut versinya.

"Begini ceritanya itu kemarin, ini Ardiansyah anggota saya yang juga keluarga saya, saya sudah lama tidak ketemu dia (Ardiansyah) ceritanya barupi muncul saat ada naurus Surat Keterangan Usaha (SKU) kemarin, jadi saya candain," kata Muh Yusuf.

Lanjut Muh Yusuf, Ardiansyah datang bersama salah satu sales penjualan mobil di Jeneponto bernama Widya.

"Dia (Ardiansya) datang bersama ini Widya yang salesnya (salah satu merk mobil) karena rencana mau ambil mobil, jadi disitu saya bercandami sama dia (Ardiansya) tapi inu Widya dia anggap serius dan ternyata dia video, baru lansung pergi," ujarnya.

Lalu bagaimana dengan berkas SKU yang dimohonkan agar ditandatangani?

"Saya tandantanganiji berkasnya ini kemarin Ardiansya, masa saya tidak tandatangani nah anggotaku sama keluargaku juga, itu Widya cuman nadampingi Ardiansyah karena mau ambil (beli) mobil sama dia, baru naanggap serius. Ini sekarang samaka Ardiansya," terang Muh Yusuf.

Hal yang sama diungkap Ardiansyah.

"Iye bercandanyaji kemarin pak lurah (Muh Yusuf) karena lamaka memang tidak muncul, kebetulan kemarin saya mau ambil mobil dan ini Widya nadampingika untuk urus SKU," ujar Ardiansyah.

Muh Yusuf didampingi Ardiansyah pun berencana akan memperkarakan Widya atau pemilik akun bernama Widya Suzuki Jeneponto atas dugaan pencemaran nama baik.

"Saya sekarang sama-samaka ini Ardiansya mau masuk ke Polres (Jeneponto) untuk melaporkan dugaan pencemaran nama baik saya," ujar Muh Yusuf.

Video yang beredar luas di media sosial menunjukkan, Muh Yusuf sang kepala lurah Empoang Selatan enggan menandatangani SKU warganya.

Video itu pertama kali diungggah oleh pimilik akun Widya Suzuki Jeneponto di gurp facebook Surat (Suara Rakyat Turatea).

Beberapa saat kemudian video itu pun viral dan dibagikan oleh sejumlah akun facebook. (*)

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved