Citizen Reporter

Mahasiswa Unhas Ajak Pelajar Berwirausaha Lewat Bertani

Peserta didik yang terlibat bersama mahasiswa membersihkan lahan kosong yang akan dijadikan kebun hortikultura, kemudian Be Horticulturist.

Mahasiswa Unhas Ajak Pelajar Berwirausaha Lewat Bertani
Citizen Reporter
Mahasiswa Unhas saat sosialisasi terkait program bersama dosen Fakultas Pertanian Unhas kepada guru dan peserta didik (16/4/18) 

Citizen Reporter, Muh Fhiqrah M (20th) Mahasiswa Unhas

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - SMAN 9 Makassar merupakan salah satu sekolah menengah atas yang ada di kota Makassar.

Sebagian dari luas tanah di sekolah tersebut adalah lahan kosong yang memiliki cukup peluang untuk dijadikan sebagai kebun hortikultura.

SMAN 9 Makassar berlokasi di Jl Karunrung Raya No. 37 Rappocini Kota Makassar Sulawesi Selatan.

Dengan melihat permasalahan tersebutlah salah satu Tim dari Fakultas Pertanian Unhas yang lolos pada PKM Bidang Pengabdian Masyarakat melakukan kegiatan yang berjudul TAMU (Teenagers Farmer Squad)  Sebagai Motivator Muda Usaha Tani Mewujudkan Kebun Hortikultura di SMAN 9 Makassar.

Tim tersebut beranggotakan Muh Fhiqrah M, Muh Arif Fikri Al-Ridho, Muh Nur Alamsyah, Ainim Paradita dan Adheyfa Dhyetana di bawah bimbingan dosen Fakultas Pertanian Rahmansyah Dermawan S.P., M.Si.

Sekolah Menengah Atas (SMA) mempunyai peluang yang cukup besar untuk ikut serta dalam membangun sektor pertanian dengan memanfaatkan tahap perkembangan remaja, mengajarkan dan mendampingi siswa untuk menanam, merawat, memanen, dan menjual hasil produk pertanian.

Minat berwirausaha yang muncul diharapkan akan membentuk kecenderungan membuka usaha-usaha baru secara mandiri di masa mendatang.

Program pengabdian ini memiliki kegiatan yaitu Let’s Clean Up, pada kegiatan ini peserta didik yang terlibat bersama mahasiswa membersihkan lahan kosong yang akan dijadikan kebun hortikultura, kemudian Be Horticulturist.

Pada kegiatan ini peserta didik yang didampingi mahasiswa pelaksana program menanam dan merawat beberapa jenis tanaman hortikultura, dan yang terakhir yaitu Market Day, hasil dari tanaman yang dipanen dijadikan produk yang dapat dijual kepada masyarakat sekitar. Program pengabdian ini telah dilakukan sejak bulan April 2018. (*)

Penulis: CitizenReporter
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved