NH Aziz

RMS: Nasdem Tidak Mendua di Pilkada

Fenomena terjadinya perbedaan dukungan antara kader dan partainya di Pilgub Sulsel ini bagi RMS tidak patut dipertontonkan

RMS: Nasdem Tidak Mendua di Pilkada
handover
Ketua DPW Nasdem Sulsel, Rusdi Masse 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSSAR - DPW Partai Nasdem Sulsel serius akan menindak tegas kadernya yang tidak mendukung usungan partai Nasdem terhadap calon kepada daerah maupun calon Gubernur Sulawesi Selatan melalui Pilkada serentak 2018.

Hal itu terlihat dari sikap NasDem Sulawesi Selatan melalui Ketua DPW Sulsel, Rusdi Masse. Bukan hanya di 12 Pilkada di daerah, akan tetapi sikap tegasnya juga akan diberlakukan jika terdapat kader Partai NasDem yang mendukung Calon Gubernur lain.

"Siapa pun dia kalau di bawa struktur kami (NasDem Sulsel) maka kami akan ambil tindakan jika melanggar keputusan partai" tegas RMS Selasa (12/6/2018) via rilis DPW Nasdem Sulsel.

Fenomena terjadinya perbedaan dukungan antara kader dan partainya di Pilgub Sulsel ini bagi RMS tidak patut dipertontonkan apalagi bagi perkembangan politik di daerah ini.

Termasuk partai yang ia pimpinnya di mana dirinya tak ingin memperlihatkan ada sikap seperti itu yang terjadi.

Sehingga jika itu menjadi domainnnya atau di bawah kendali struktur DPW Sulawesi Selatan maka sikapnya tegas.

Namun menurut Bupati Sidrap ini, sikap tersebut berlaku bagi kader yang berada di bawah kendali struktur DPW Sulsel serta DPD-DPD se Sulawesi Selatan.

"Catat yah, jika di bawa struktur kami DPW Sulsel, maka tindakan kami sudah jelas" sambungnya.

Bagi RMS, dirinya enggan mempertontonkan sikap mendua tersebut kepada masyarakat yang sedang menantikan pencoblosan 27 Juni 2018 nanti.

Sebab hal itu dianggapnya, demokrasi tidak sehat apalagi bagi kelanjutan masa depan partai.

Seperti diketahui, seorang pentolan NasDem di Luwu Timur Suparjo secara gamblang mengarahkan dukungannya ke IYL - Cakka pada saat dirinya menghadiri buka puasa bersama IYL. Sementara NasDem sendiri mengusung NH-Aziz.(*)

Penulis: Abdul Azis
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help