Siswa SMAN 4 Pangkep Lapor Kepseknya ke Polisi, Gara-gara Ini
Atas laporan siswa tersebut, saat ini kepala sekolah tersebut sudah dipanggil dan sementara menjalani pemeriksaan oleh Polres Pangkep.
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE - Kepala SMAN 4 Pangkep, Abdul Azis dilapor ke Polres Pangkep oleh siswanya, MSA.
Siswa kelas XI SMAN 4 PAngkep itu mengaku ditampar Abdul Azis, Kamis (31/5/2018) sekitar pukul 10.00 Wita.
Kepada TribunPangkep.com, MSA menjelaskan peristiwa itu.
"Saya disuruh salat Dhuha, tapi tidak mau'ka jadi sempatka lari. Tapi kembali'ka lagi untuk salat. Saat itulah saya didorong (kepsek) baru na'tampar'ka. Saya lalu pergi melapor di polisi," kata MSA ditemui di Polres Pangkep.
MSA mengakui dirinya nakal di sekolah.
Misalnya, manjat pagar sekolah saat terlambat.
"Memang nakal'ka, tapi kan sudahma dihukum dan ada poinku kalau persoalan itu. Cuma yang tidak bisa'ka terima itu di'tampar'ka padahal mauja salat Dhuha," jelasnya.
Atas laporan siswa tersebut, saat ini kepala sekolah tersebut sudah dipanggil dan sementara menjalani pemeriksaan oleh Polres Pangkep.
Versi Abdul Azis, sesuai pesan berantai yang beredar, dia mengajak siswanya itu salat Dhuha tapi lari sehingga dia panggil masuk ke ruangan lalu dia dorong bahunya.
Menurut Azis, orangtua siswa tersebut seorang polisi.
Berikut pesan lengkap Abdul Aziz yang diterima tribunpangkep.com: 'Sy sampaikan kpd saudara2 bhw saya Azis, kepala sekolah sman 4 pangkep, saat ini berada di polres pangkep. Karena sy dilaporkan penganiayaan tethadap siswa. Siswa sy ajak utk salat dhuha tp lari sehingga sy panggil masuk ke ruangan sy lalu sy dorong bahunya.
Itulah sehingga dia laporkan sy sebagai penganiayaan. Mhn bantuan teman2 terhadap kasus ini... Kebetulan orang tua siswa ini seorang polisi.