Pilwali Makassar 2018

Soal Nasib DIAmi, KPU Makassar bakal Konsultasi ke KPU Sulsel

Hal ini disampaikan oleh Ketua KPU Makassar, Syarief Amir via telpon, Minggu (13/5/2018).

Soal Nasib DIAmi, KPU Makassar bakal Konsultasi ke KPU Sulsel
MUH ABDIWAN
Ketua KPU Makassar, Syarief Amir menerima berkas dari petahana Walikota Makassar, Danny Pamanto (kedua kanan) yang berpasangan dengan Indira Mulyasari saat menyerahkan syarat dukungan bakal calon perseorangan Walikota dan Wakil Walikota di KPU Kota Makassar, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (29/11). Pasangan tersebut membawa sekitar 200 ribu KTP dari syarat yang harus dipenuhi sebanyak 65.354 KTP yang diperoleh dari warga di 8 kecamatan yang ada di Makassar, untuk selanjutnya dilakukan proses verifikasi administrasi di KPU. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar akan memutuskan nasib Danny Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi) setelah menemui komisioner KPU Sulsel.

Hal ini disampaikan oleh Ketua KPU Makassar, Syarief Amir via telpon, Minggu (13/5/2018).

Amir mengatakan akan melakukan konsultasi ke KPU Sulsel paling lambat, Senin (13/5/2018).

"Kami konsultasi dulu ke KPU Sulsel, nanti komisioner KPU Sulsel yang konsultasi ke KPU RI," katanya.

KPU Makassar punya waktu memutuskan paling lambat Rabu (16/5/2018).

Saat ini ada dua putusan untuk KPU Makassar.

Pertama, putusan Mahkamah Agung (MA) yang memerintahkan kepada KPU Makassar untuk mendiskualifikasi DIAmi.

Sedangkan, putusan kedua yakni dari Panitia Pengawas (Panwas) Kota Makassar yang memerintahkan kepada KPU Makassar untuk mengembalikan DIAmi sebagai calon wali kota dan wakil wali kota Makassar. (*)

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help