Puluhan Ribu Data Pemilih Pilkada Polman Berpotensi Bermasalah, Ini Sebabnya

Sementara, peraturan KPU mensyaratkan, pemilih wajib menunjukkan KTP-el saat akan memilih.

Puluhan Ribu Data Pemilih Pilkada Polman Berpotensi Bermasalah, Ini Sebabnya
nurhadi/tribunsulbar.com
(Dari kiri) Ketua Bawaslu Sulbar Sulfan Sulo, Ketua Pusmipol Unsulbar Farhanuddin, Ketua Panwas Polman Suaib, anggota KPUD Polman Said Usman. 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, POLMAN - Mendekati hari pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Polewali Mandar (Polman) 2018, ternyata masih menyisakan masalah data pemilih.

Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPU) Polman, puluhan ribu warga calon pemilih berpotensi bermasalah karena belum adanya kepastian untuk melakukan perekaman KTP-el. Sementara, peraturan KPU mensyaratkan, pemilih wajib menunjukkan KTP-el saat akan memilih.

"Dalam Dafar Pemilh Tetap (DPT) Pilkada Polman terdapat pemilih yang belum dipastikan kepemilikan KTP el sekitar 54 ribu," kata Komisioner KPU Polman Divisi Data, Said Usman.

Terkait dengan kepemilikan KTP-el, dalam PKPU nomor 8 tahun 2018 tentang pemungutan dan penghitungan suara Pilkada pada pasal 7 ayat dua menyebutkan, dalam menyalurkan hak suara di TPS sebagaimana dimaksud pada ayat (1), pemilih menunjukkan formulir Model C6-KWK dan wajib menunjukkan KTP-El atau Surat Keterangan Kepada KPPS.

Data 54 ribu warga Polman yang belum dipastikan memiliki KTP-el itu mengemuka dalam diskusi publik bertema 'Mewujudkan Data Pemilih Pilkada Yang Berkualitas' di salah satu kafe di Pekkabata, Polewali, Minggu (6/5/2018).

Baca: KPU Luwu Terima Data Pemilih Non e-KTP

Baca: Terima Laporan Data Pemilih Bermasalah, Ini Sikap Panwaslu Luwu

Selain Said Usman, hadir dalam diskusi tersebut, Ketua Pusat Studi Pemilu dan Politik Lokal (Pusmipol) Unsulbar Farhanuddin, Ketua Bawaslu Sulbar Sulfan Sulo dan Ketua Panwaslih Polman Suaib.

Sementara peserta diskusi terdiri atas tim pemenangan pasangan calon, tokoh masyarakat dan aktivis pemuda mahasiswa.

Halaman
12
Penulis: Nurhadi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help