Aksa Mahmud Janjikan Ikatan Dinas S2 dan Dosen untuk Lulusan Terbaik Unibos

Aksa Mahmud berjanji akan memberikan ikatan dinas S2 untuk para lulusan terbaik Unibos periode wisuda ini.

Aksa Mahmud Janjikan Ikatan Dinas S2 dan Dosen untuk Lulusan Terbaik Unibos
Universitas Bosowa (Unibos) menggelar Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka Wisuda Pascasarjana (S2) dan Sarjana (S1) ke-53 Periode I Tahun Akademik 2017/2018, Kamis (19/4/2018). tribun timur/muhammad abdiwan 

Laporan Wartawan Tribun Timur Munawwarah Ahmad

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Founder Bosowa Aksa Mahmud, menghadiri wisuda 450 lulusan Universitas Bosowa (Unibos) di balai sidang 45 Jl Urip Sumoharjo, Kamis (19/4/2018).

Dalam sambutannya, Aksa Mahmud memberikan ucapan selamat kepada para wisudawan dan meminta para sarjana agar menjaga almamater Unibos layaknya menjaga kedua ornagtua mereka dimanapun berada.

Aksa Mahmud juga mengajak para sarjana agar menjadi pengusaha dan meyakini dari 450 lulusan akan lahir pengusaha kaya.

"Saya yakin, dari 450 lulusan akan ada diantaranya yang jadi pengusaha kaya," kata Aksa Mahmud.

Hal penting lain yang disampaikan oleh Aksa Mahmud yaitu janjinya akan memberikan ikatan dinas S2 untuk para lulusan terbaik Unibos periode wisuda ini.

Baca: Demi Istri, Aksa Mahmud Kerjai Tiga Rektor di Makassar

Aksa juga meminta kepada lulusan terbaik agar serius melanjutkan kuliah agar kelak kembali ke Unibos mengabdi dan menjadi dosen.

Sementara Koordinator Kopertis IX SulawesiProf Jasruddin yang juga hadir, berharap 2018 ini, Unibos dapat terakreditasi A dan masuk dalam jajaran 100 Perguruan Tinggi (PT) terbaik dari 4900 PT yang ada.

"Tidak semua PT punya program Magister dan Unibos menunjukan kualitas kinerja dengan hadirnya output Magister yang jumlahnya cukup besar,"tambah Jasruddin.

Baca: Aksa Mahmud dan Appi Hadiri Wisuda Unibos

Lanjut Prof Jasruddin, wisudawan harus berorientasi global sesuai tujuan Unibos. Dan mampu berorientasi pada dunia international.

"Yang dibutuhkan dunia kerja adalah kompetensi bukan hanya sekedar nilai dan ijazah. Lulusan harus menguasai bahasa komunikasi yang telah menjadi syarat dunia kerja dan meningkatkan kemampuan IT,"kata Prof Jasruddin.

"Jangan bermimpi besar untuk jadi karyawan tapi harus jadi pembuat lapangan kerja,"tutup mantan Direktur Pascasarjana UNM tersebut.(*)

Penulis: Munawwarah Ahmad
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help