PT TUN Perintahkan Diskualifikasi Danny-Indira, Ternyata Inilah 3 Kesalahan Sang Petahana

Dalam gugatannya tim hukum Appi Cicu setidaknya menyoroti 3 kebijakan Danny sebagai petahana.

PT TUN Perintahkan Diskualifikasi Danny-Indira, Ternyata Inilah 3 Kesalahan Sang Petahana
fahrizal/tribun-timur.com
Warga Desa Nelayan Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Makassar menyambut kedatangan calon Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, Minggu (18/3/2018). 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTUN) Makassar  memerintahkan KPU Makassar untuk membatalkan penetapan pencalonan pasangan Calon Wali kota & Wakil Wali Kota Makassar, Danny Pomanto-Indira Mulyasari.

Hal ini tertuang dalam putusan PT TUN atas gugatan tim hukum Calon Wali kota & Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu).

Putusan ini dibacakan langsung Hakim Ketua, Edi Suprianto, Rabu (21/3/2018).

Dalam putusannya PT TUN mengabulkan semua dalil yang diajukan pemohon.

Dalam gugatannya tim hukum Appi Cicu setidaknya menyoroti 3 kebijakan Danny sebagai petahana.

Ketiga kebijkan itu yakni pembangian handphone kepada RT/RW, pengangkatan tenaga kontrak dan penggunaan tagline 2x+baik.

Ketua tim hukum Appi Cicu Anwar ilyas menyebut jika ketiga kebijakan itu telah melanggap pasal 71 ayat 3 Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang pemilihan gubernur, bupati dan wali kota.

Dalam pasal tersebut tercantum jika pejabat gubernur, bupati maupun walikota dilarang menggunakan kewenangan, program, dan kegiatan
yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon 6 bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon sampai dengan penetapan pasangan calon terpilih. 

Seperti diketahui Danny membagikan 5.971 Smartphone untuk Ketua RT/RW akhir Desember 2017 lalu. 

"Sebenarnya smartphone itu sudah ada sejak Juni 2017. Tapi pembagiannya baru direalisasikan bulan ini (Desember 2017) karena kita melengkapi nomor handphone dan menyiapkan anggaran untuk biaya komunikasi," kata Danny waktu itu.

Halaman
12
Penulis: Alfian
Editor: Ilham Arsyam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved