Pemilih Makassar Anjlok, KPU: Masih Bisa Berubah di DPT

Penurunan pemilih Makassar memang paling banyak dibandingkan daerah lain.

Pemilih Makassar Anjlok, KPU: Masih Bisa Berubah di DPT
muh abdiwan
KPU Makassar 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar Syarief Amir menyebutkan, pemilih Kota Makassar jauh berkurang di Pilgub tahun ini.

"Bukan cuma Makasaar, semua daerah mengalami penurunan," kata Syarief, Minggu (18/3/2018).

Ia menuturkan, penurunan pemilih Makassar memang paling banyak di bandingkan daerah lain.

"Makassar yang paling banyak turun pemilihnya," katanya.

Namun, Syarief mengatakan pemilih Makassar ini masih sebatas DPS.

Baca: Pemilih Makassar Anjlok 142.715 di DPS Pilgub Sulsel

"Ini masih DPS jadi masih berubah di DPT nanti," katanya.

KPU akan kembali mengkroscek pemilih sepekan jelang Pilgub Sulsel 2018 dalam bentuk Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel telah mengeluarkan daftar pemilih sementara (DPS) untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2018.

DPS sementara Sulsel sebanyak 5.928.809 yang tersebar di 3.047 desa/kelurahan dan 17.132 TPS.

Dari data ini, pemilih paling besar masih Makassar dengan 862.731 pemilih yang tersebar di 15 kecamatan dan 153 kelurahan.

Baca: DPS di Bantaeng 141.420 Orang, Terbanyak di Kecamatan Ini

KPU Sulsel telah menyelesaikan pleno tentang DPS Pilgub Sulsel di Hotel Aryaduta, Makassar, Sulsel, Sabtu (17/3/2018) malam.

Jumlah ini jauh berkurang dari DPT Pilpres 2014 lalu dengan pemilih sebanyak 1.005.446. Sehingga, pemilih Makassar anjlok sebanyak 142.715 dari pemilihan sebelumnya.(*)

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help