Mobil Branding Marak di Sidrap, Ketua Bawaslu Sulsel Ancam Lakukan Ini

Pihaknya bakal bekerja sama dengan aparat kepolisian dan dinas perhubungan untuk menertibkan kendaraan tersebut.

Mobil Branding Marak di Sidrap, Ketua Bawaslu Sulsel Ancam Lakukan Ini
amiruddin/tribunsidrap.com
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel, Laode Arumahi 

Laporan Wartawan TribunSidrap.com, Amiruddin

TRIBUNSIDRAP.COM, MARITENGNGAE - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Selatan (Sulsel), Laode Arumahi kembali menyoroti masih banyaknya kendaraan berbranding calon kepala daerah di Sidrap.

Hal tersebut disampaikan Laode Arumahi, saat menjadi pembicara dalam sosialisasi netralitas aparatur sipil negara (ASN), jelang Pilkada Sidrap dan Pilgub Sulsel, di Hotel Grand Sidny, Jl Muhammad Junaid, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, Selasa (13/3/2018).

Bahkan kata mantan pemimpin redaksi Harian Pedoman Rakyat tersebut, pihaknya bakal bekerja sama dengan aparat kepolisian dan dinas perhubungan untuk menertibkan kendaraan tersebut.

"Setelah kami imbau untuk segera diturunkan tapi tidak digubris, Bawaslu siap mengambil tindakan tegas dengan menertibkan kendaraan branding tersebut," tuturnya.

Baca: Soal Mobil Branding, Ketua Bawaslu Sulsel: Seharusnya Mereka Malu

Baca: Panwaslu Palopo Warning Mobil Branding Calon Wali Kota

Senada dengan Laode Arumahi, Guru Besar Fakultas Hukum Unhas Makassar, Prof Anwar Borahima, juga mengatakan terkait alat peraga sosialisasi, menjadi ranah Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menyiapkan.

"Alat peraga yang dibolehkan, telah diatur dan menjadi kewenangan KPU. Kalau pun ada penambahan oleh kandidat, harus sepengetahuan KPU," ujar Prof Anwar Borahima.

Pantauan TribunSidrap.com, mobil dengan branding calon bupati dan wakil bupati Sidrap masih sering dijumpai. Padahal, saat ini telah memasuki tahap kampanye.

Sekadar diketahui, Pilkada Sidrap bakal diikuti pasangan Fatmawati Rusdi-Abdul Majid (FATMA), dan Dollah Mando-Mahmud Yusuf (DOAMU).(*)

Penulis: Amiruddin
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help