KPK Sebut Sulbar Masuk 10 Daerah Target Pendampingan Kasus Korupsi 2018

Rombongan KPK RI menyambangi Mapolda Sulbar, di Jl Ahmad Kirang, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju

KPK Sebut Sulbar Masuk 10 Daerah Target Pendampingan Kasus Korupsi 2018
handover
Tim KPK RI saat bertandang ke ruangan kerja Kapolda Sulbar, Jl. Ahmad Kirang, Kelurahan Binanga, Senin (12/13/2018) 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Rombongan Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) menyambangi Mapolda Sulbar, di Jl Ahmad Kirang, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Senin (12/3/2018) malam.

Rombongan yang dipimpin oleh Tri Gamarefa perwakilan Korsupgah KPK bersama Sugiharto, Hery Nurdin dan M Indra Furqon, disambut oleh Kapolda Sulbar Brigjen Pol Baharudin Djafar, bersama Dir Krimsus Kombes Pol Wusnu Andayana, dan Kabid Humas Polda AKBP Mashura, diruangan kerja Kapoldam

Kabid Humas AKBP Mashura, menjelaskan kunjungan Korsupgah KPK tersebut adalah kunjungan biasa dalam meningkatkan hubungan silaturahim dan sinergitas Polri dengan KPK dalam menjaga keamanan dan ketertiban yang tetap kondusif khususnya dalam pemberantasan kasus korupsi di Sulbar.

"Kedatangan tim KPK di Sulawesi Barat dalam rangka koordinasi pencegahan korupsi, sekaligus melakukan pemetaan tata kelola pemerintahan provinsi dan kabupaten se-sulbar," kata AKBP Mashura.

Mashura mengatakan, Kapolda dalam kesempatan itu menegaskan siap mendukung dan membantu segala keperluan Tim KPK Pusat selama berada di Sulawesi Barat.

"Hal ini sebagai upaya untuk membangun komitmen dalam rencana aksi pemberantasan korupsi terintegrasi, secara konsisten dan berkelanjutan terkait pencegahan korupsi," ujarnya.

Mashura mengatakan, Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) menjelaskan kegiatannya meliputi seluruh Sulawesi.

"Ia menyebutkan Sulbar masuk 10 daerah target pendampingan kasus korupsi di tahun 2018, bersama Sultra, Jatim, Babel, Kaltara, Kalbar, DI Yogyakarta, Lampung dan Sumsel dengan tujuan pencengahan, dan perbaikan sistem," tutur Mashura. (*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help