Korban Penganiayaan di Benteng Ternyata Guru SMKN 4 Pinrang

Kapolres Pinrang AKBP Adhi Purboyo mengatakan, pihaknya masih dalam pengembangan kasus tersebut.

Korban Penganiayaan di Benteng Ternyata Guru SMKN 4 Pinrang
hery syahrullah/tribunpinrang.com
Korban saat dirawat di RSUD Lasinrang Pinrang. 

Laporan Wartawan TribunPinrang.com, Hery Syahrullah

TRIBUNPNRANG.COM, PATAMPANUA - Rasna, korban penganiayaan di Kampung Benteng Galung, Lingkungan Benteng, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan ternyata berstatus Guru SMKN 4 Pinrang.

Hal tersebut diungkapkan Guru SMKN 4 Pinrang, Yunus saat menjenguk korban di RSUD Lasinrang Pinrang. "Iya. Beliau merupakan guru SMKN 4 Pinrang," ujarnya.

Siswa SMKN 4 Pinrang, Haerah juga mengatakan hal serupa.  Ia menyebutkan, Rasna adalah guru yang mengajar mata pelajaran Matematika. "Iya. Beilau guru saya. Beliau juga pernah menjadi wali kelas saya," katanya.

Terpisah, Kapolres Pinrang AKBP Adhi Purboyo mengatakan, pihaknya masih dalam pengembangan kasus tersebut dan fokus pada petunjuk serta alat bukti yang ada di TKP.

Baca: Perempuan Korban Penganiayaan di Benteng Pinrang Ini Dirujuk ke Makassar

Baca: Polisi Dalami Dugaan Penganiayaan Warga Benteng Pinrang, Ini Barang Bukti yang Ditemukan

"Kami akan berupaya untuk mengungkap segera kasus ini. Kami juga diback-up tim Resmob dan Inafis Polda Sulsel," tuturnya.

Selain itu, pihaknya juga menunggu pulihnya korban yang merupakan saksi kunci kasus tersebut.

"Kami berharap, kondisi korban bisa segera pulih agar bisa segera dimintai keterangannya. Mohon doa dari seluruh masyarakat Pinrang agar kasus ini secepatnya bisa kami ungkap," jelasnya.

Sekadar informasi, perempuan paruh baya itu diduga menjadi korban penganiayaan sadis oleh Orang Tak Dikenal (OTK), Senin (12/3/2018) dini hari.

Akibatnya, korban mengalami luka cukup serius di bagian kepala.(*)

Penulis: Hery Syahrullah
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help