CAT Seleksi Anggota KPU Sulbar Berjalan Tak Sesuai Jadwal, Ini Masalahnya

Panitia dan teknisi sementara mencarikan solusi agar pelaksanaan CAT selesai berdasarkan waktu yang dijadwalkan.

CAT Seleksi Anggota KPU Sulbar Berjalan Tak Sesuai Jadwal, Ini Masalahnya
TRIBUN TIMUR/NURHADI
Suasana CAT seleksi anggota KPU Sulbar, di LAB Komputer SMA Negeri 1 Mamuju, Rabu (7/3/2017). 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Computer Assisted Test (CAT) seleksi anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulbar, kembali dibagi menjadi gelombang, Rabu (7/3/2018).

Ketua Tim Seleksi Mirawati mengatakan, CAT awalnya dipagi menjadi dua gelombang setelah sebelumnya molor hingga dua jam. Namun kembali dibagi menjadi tiga gelombang.

Pasalnya, kata dia, saat seleksi gelombang pertama berlangsung sekitar 20 menit. Sejumlah komputer bermasalah, terputus dengan koneksi jaringan dan hanya tersisa 19 unit yang dapat difungsikan.

"Awalnya kita bagi menjadi dua sesi tadi, karena teman-teman sudah saksikan sendiri komputernya banyak yang bermasalah sehingga kita kembali menjadi tiga gelombang," kata Mirawati.

Ia mengatakan, pihak panitia dan teknisi sementara mencarikan solusi agar pelaksanaan CAT selesai berdasarkan waktu yang dijadwalkan.

"Ini betul-betul diluar perhitungan kami sebagai Timsel, karena kemarin dari pagi hingga menjelan Magrib baru kami tinggalkan tempat ini dan semua aman-aman saja, perkirakan kami setelah semua ruangan disegel semua sudah baik dan tinggal pasang server," ujarnya.

Namun, lanjutnya, setelah tadi pagi kita pasang ternyata banyak yang bermasalah peralatannya. Jadi murni karena peralatan yang bermasalah, bahkan kita sudah pergi beli alat.

Sementara teknisi Supriadi menuturkan, kendala adalah ada beberapa HAP lama yang dipake mengalami kerusakan sehingga membuat jaringan tidak dapat terkoneksi dengan PC.

"Ada beberapa konektor yang disambungkan ke Switch sudah terbakar, jadi kalau satu rusak berimbas ke koneksi yang lain. Karena memang seperti itu satu rusak berpengaruh ke yang lain." ujarnya.

"Solusinya kita ganti. Karena hanya itu jalan satu-satunya, dan sampai saat ini kita usahakan secepatnya baik hingga jam kedua," tambahnya. (*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help