Belum Rampungkan Jembatan Sungai Bialo, BDinas PUPR Bulukumba akan Denda Kontraktor

Denda tersebut dikarenakan pengerjaan jembatan tahap pertama tahun 2017, hanya rampung sekitar 90 persen dari target

Belum Rampungkan Jembatan Sungai Bialo, BDinas PUPR Bulukumba akan Denda Kontraktor
firki arisandi
Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali kecewa melihat progres pembangunan jembatan di muara sungai bialo, Selasa (12/12/2017). 

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Kontraktor proyek pembangunan tahap satu jembatan muara sungai bialo, di Kampong Nipa, Kelurahan Bentenge, Kecamatan Ujung, Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), dipastikan bakal kena denda.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bulukumba, Muh Amry, dalam rapat evaluasi dengan Komisi C DPRD Bulukumba, Senin (15/3/2018).

Hanya saja, untuk besaran denda, Amry belum mengetahui secara pasti. Ia hanya mengaku bakal mengonsultasikan hal tersebut ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Sudah pasti mendapat denda, namun untuk jumlah tepatnya, kami tunggu dari BPK," ujar Amri.

Denda tersebut dikarenakan pengerjaan jembatan tahap pertama tahun 2017, hanya rampung sekitar 90 persen dari target, sementara anggaran yang digunakan sekitar 45 persen dari anggaran total.

Amri menambahkan, pihak kontraktor juga telah meminta serah terima pertama atau Provisional Hand Over (PHO). (*)

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help