Pilwali Makassar 2018
Danny Ingin Benahi Kera-kera Jadi Kampung Wisata
Puluhan warga yang tinggal di sekitaran sungai Tallo ini menyambut kedatangan sang incumbent tersebut.
Penulis: Fahrizal Syam | Editor: Ardy Muchlis
Laporan Wartawan Tribun Timur, Fahrizal Syam
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Calon Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto memenuhi undangan warga di Kampung Kera-kera, Kelurahan Tamalanrea Indah, Kecamatan Tamalanrea, Rabu (21/2/2018).
Puluhan warga yang tinggal di sekitaran sungai Tallo ini menyambut kedatangan sang incumbent tersebut.
Danny mengatakan, Kera-kera adalah sebuah perkampungan yang potensial untuk menjadi kampung wisata, untuk itu perlu didukung dengan pembenahan infrastruktur.
"Hari ini kita blusukan di Kera-kera, sebuah kampung di pinggir Sungai Tallo, ini kampung bersejarah yang didiami penduduk asli Makassar. Saya kira kampung ini perlu mendapat perhatian, beberapa persoalan mendasar infrastruktur perlu dibenahi di sini," ucap Danny.
Danny mengatakan, untuk mengembangkan Sungai Tallo menjadi daerah wisata, yang pertama harus dilakukan adalah membenahi fasilitas khususnya di Kera-kera.
"Saya berfikir ini daerah bagus sekali. Daerah ini orang tidak melihat bagaimana kalau ditata, tapi saya mampu melihat bagaimana prospek ke depan kalau ditata, ini sangat baik. Pengembangan Sungai Tallo menjadi pariwisata belum tersentuh, kalau itu mau dilakukan, maka Kera-kera ini yang duluan harus disentuh," tegas Danny.
Untuk itu, Danny berjanji di hadapan warga, jika terpilih lagi nantinya, pembenahan infrastruktur untuk warga Kera-kera akan ia perhatikan.
"Termasuk infrastruktur air bersih. Juga menjadi bagalian dari tuntutan kita bagaimana pengembangan Sungai Tallo itu ada dalam tata ruang, dan jika kita ingin menyentuh pengembangan itu, Kera-kera adalah pilihan pertama untuk kita benahi," ucapnya.
"Kadang-jadang memang dalam pembangunan ini, selalu memprioritaskan padat penduduk, tapi saat ini tidak lagi seperti itu. Di zaman saya bukan itu kriteria saya, tapi paling tidak bagaimana masyarakat bisa mengakses air bersih khususnya di perkampungan ini," sambung Danny.
Lanjut Danny, saat ini ia adalah Ketua Akkopsi Indonesia, di mana masalah sanitasi dan air bersih menjadi tanggung jawabnya.
"Pada saat seperti ini, secara insting ini menjadi konsen saya dan juga bagian program, jika Insya Allah menang berikutnya, 2019 saya wujudkan keluhan masyarakat ini," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/makassar_20180221_171212.jpg)