Polres Majene Rekostruksi Ulang Kasus Aborsi di Rangas, Begini Pengakuan Tersangka

KBO Satreskrim PPA Polres Majene, Ipda M Rayendra Rizqilla, memandu rekonstruksi ulang itu.

Polres Majene Rekostruksi Ulang Kasus Aborsi di Rangas, Begini Pengakuan Tersangka
nurhadi/tribunsulbar.com
PPA Satreskrim Polres Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), menggelar rekonstruksi ulang kasus aborsi di dua tempat berbeda, Rabu (31/1/2018). 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - PPA Satreskrim Polres Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), menggelar rekonstruksi kasus aborsi di dua tempat berbeda, Rabu (31/1/2018).

KBO Satreskrim PPA Polres Majene, Ipda M Rayendra Rizqilla, memandu rekonstruksi ulang itu.

Rekontruksi itu melibatkan lima perempuan yang merupakan tersangka.

Lokasinya di Lingkungan Lembang, Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur dan Tanjung Rangas, Kelurahan Rangas, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene.

Kelima tersangka yakni, Andi Iin Indrayani (27) pemilik janin, warga Lingkungan Lembang, Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur, Majene.

Baca: Kasus Aborsi di Majene Libatkan Dua Petugas Medis, Ini Kisahnya

Fridayanti (30) sebagai penyedia jasa aborsi, warga Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur.

Siti Suhra (28) sebagai penyedia obat, warga Kelurahan Sugihwaras, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polman.

Nurmadina (21) warga Lingkungan Battayang, Kecamatan Banggae, turut membantu dalam proses aborsi dan FS (16) warga Kelurahan Lembang, juga turut membantu proses aborsi.

Halaman
123
Penulis: Nurhadi
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved