Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ada Calon Kepala Daerah Terindikasi Narkoba, Begini Saran Ketua GP Ansor Luwu Timur

Kalaupun akan diumumkan, menurut Aswal, ada baiknya setelah pencoblosan agar menghindari kesan kriminalisasi.

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Mahyuddin
ivan/tribunlutim.com
Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Luwu Timur, Aswaluddin 

Laporan Wartawan TribunLutim.com, Ivan Ismar

Calon Kepala Daerah Terindikasi Narkoba, Ini Tanggapan Ketua GP Ansor Luwu Timur

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Luwu Timur, Aswaluddin menyarankan calon kepala daerah terindikasi narkoba tidak dibuka ke publik.

"Sebaiknya jangan diumumkan sebelum pemilihan," kata Aswal kepada TribunLutim.com, Rabu (17/1/2018).

Kalaupun akan diumumkan, menurut Aswal, ada baiknya setelah pencoblosan agar menghindari kesan kriminalisasi.

"Soal mundur sebagai calon setelah terbukti positif narkoba, itu adalah hak pribadi seseorang sebagai calon," ucapnya.

Baca: Bule Inggris dan Belanda Jadi Guru Smades Lagego Luwu Timur, Begini Kesannya

"Tapi kalau dibatalkan pencalonannya itu lain cerita kita berbicara undang-undang," imbuh Aswal.

Sebelumnya, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulsel menyerahkan hasil pemeriksaan kesehatan pasangan bakal kepala daerah se-Sulsel kepada KPU Provinsi Sulsel.

Dari hasil pemeriksaan itu, BNN mencatat ada lima berkas pemeriksaan pasangan calon terindikasi positif narkoba.

Kepala BNN Jamaluddin mengatakan, berkas kelima orang ini dikirim ke Jakarta untuk diperiksa kembali.

Namun, Jamaluddin enggan membeberkan nama kelima kepala daerah itu.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved