Wisatawan Meningkat, Warga Bulukumba Diminta Waspadai Penularan Difteri

Peningkatan jumlah wisatawan dari luar daerah di kawasan-kawasan wisata di Bulukumba, ditakutkan dapat membawa bakteri difteri.

Wisatawan Meningkat, Warga Bulukumba Diminta Waspadai Penularan Difteri
firki arisandi/tribunbulukumba.com
Tanjung Bira di Desa Bontobahari, Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel) dipadati pengunjung dari luar daerah hingga mancanegara, baru-baru ini. 

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Kasubag Humas dan Promkes Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Dg Radja Bulukumba, Gumala Rubiah, mengimbau warga waspadai penularan difteri di kawasan wisata.

Menurut Gumala, peningkatan jumlah wisatawan dari luar daerah di kawasan-kawasan wisata di Bulukumba, ditakutkan dapat membawa bakteri difteri.

"Saat ini tempat wisata dipenuhi wisatawan, baik dari luar daerah hingga luar negeri. Maka dari itu, kita harus waspadai jangan sampai ada carrier (pembawa) difteri," tutur Gumala, Selasa (2/1/2018).

Baca: Cegah Wabah Difteri, Dinkes Bulukumba Lakukan Ini

Baca: Terlanjur Terkena Difteri, Apakah Bisa Disembuhkan? Simak Penjelasan Dokter Ahli

Ia menjelaskan, wabah difteri dapat berpindah melalui udara, menyerang saluran pernafasan, menyebabkan peradangan yang mengakibatkan penyempitan seluran pernafasan.

Untuk upaya pencegahan, Gumala menyarankan untuk menggunakan masker di daerah wisata.

"Selain menggunakan masker, untuk balita hingga anak-anak itu diutamakan mendapat imunitas, jangan sampai drop. selain itu, anak harus diperhatikan bermain dengan siapa," jelasnya.

Sekadar informasi, destinasi-destinasi wisata di Bulukumba, seperti Tanjung Bira di Desa Bontobahari, Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), dipadati pengunjung dari luar daerah hingga manca negara.(*)

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help