TribunTimur/

Terlibat Sindikat Pengedar Uang Palsu, Personel Polres Mamasa Ini Bakal Dipecat

Mashura menambahkan, pihaknya baru mengetahui Andi Aswar, juga nyambi sebagai pengedar uang Palsu setelah Tim Resmob

Terlibat Sindikat Pengedar Uang Palsu, Personel Polres Mamasa Ini Bakal Dipecat
handover
Pelaku utama dalam sindikat peredaran uang palsu yang merupakan ooknum anggota kepolisian yang bertugas di Polres Mamasa, Andi Aswar (25). 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Oknum personel Polres Mamasa, Polda Sulawesi Barat, Andi Aswar (25), yang nyambi menjadi sindikat peredaran uang palsu di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, akan diberhentikan secara tidak hormat sebagai anggota Polri.

Hal itu disampaikan oleh Kabid Humas Polda Sulbar, AKBP Mashura, saat dikonfirmasi TribunSulbar.com, Kamis (7/12/2017).

Mashura mengatakan, Andi Aswar, sudah memenuhi persyaratan untuk diberhentikan secara tidak hormat sebagai anggota kepolisian, sebab kata Mashura, Andi Aswar tidak juga memiliki kasus disersi yang membuatnya sudah memenuhi syarat untuk dipecat.

"Pelaku akan kita tindak dengan tegas, bapak Kapolda sudah menyampaikan pelaku akan diproses dengan tegas agar agar masyarakat melihat bahwa siapa pun itu akan diproses dengan tegas," ujar perwira polisi berpangkat dua bungan itu.

"Pelaku sudah pasti dipecat, karena kasus disersi susah memenuhi persyaratan untuk untuk di PTHD, dia sudah berkali kali dipanggil untuk sidang tapi tidak perna hadir memenuhi panggilan," pungkasnya.

Mashura menambahkan, pihaknya baru mengetahui Andi Aswar, juga nyambi sebagai pengedar uang Palsu setelah Tim Resmob Polda Sulsel berhasil mengungkap sindikat pengedar uang Palsu di Kabupaten Pinrang, namun usust punya usut pelaku utama adalah Andi Aswar.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help