TribunTimur/

Kepala MAN Pinrang Ditolak Guru dan Siswa, Ini Kata Akademisi Unhas

Menurutnya, kepala sekolah/madrasah bertanggung jawab memenej tata kelola sekolah secara baik dan benar.

Kepala MAN Pinrang Ditolak Guru dan Siswa, Ini Kata Akademisi Unhas
hery/tribunpinrang.com
Akademisi Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Saiful Jihad.

Laporan Wartawan TribunPinrang.com, Hery Syahrullah

TRIBUNPINRANG.COM, WATANG SAWITTO - Sejumlah siswa dan guru menyampaikan aspirasi penolakan penetapan Ramli Alias sebagai Kepala MAN Pinrang yang baru.

Hal itu pun mengundang perhatian dari berbagai kalangan.

Tak terkecuali akademisi Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Saiful Jihad.

Menurutnya, kepala sekolah/madrasah bertanggung jawab memenej tata kelola sekolah secara baik dan benar.

Ukuran baik dalam tata kelola sekolah bergantung dari bagaimana kepala sekolah mengembangkan model tata kelola yang transparan, akuntabel, partisipatif, serta memiliki visi, ide dan inovasi yang baik.

"Hal itu dilakukan untuk menjadikan sekolah sebagai tempat yang layak, menyenangkan, serta dapat menumbuhkan semangat belajar anak. Demi tercapainya proses belajar mengajar yang kondusif dan lebih berkualitas," tuturnya saat dikonfirmasi TribunPinrang.com, Kamis (7/12/2017).

Berangkat dari pemahaman singkat tersebut, kata Saiful, sudah semestinya pihak pemangku kebijakan mempertibangkan aspek tersebut dalam memilih dan mengangkat kepala sekolah/madrasah.

"Bukan dan tidak hanya melihat aspek administratif semata, apa lagi jika hanya pada aspek kedekatan-kedekatan personal," jelasnya.

Saiful menyebutkan, dirinya tidak tahu persis sosok yang ditunjuk oleh pihak Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Sulsel, sebagai kepala madrasah di MAN Pinrang.

"Namun saya berharap, pertimbangan kualitas, integritas, visioner yang bersangkutan, menjadi dasar utama dalam penunjukan," katanya.

Di sisi lain, lanjut Saiful, aspirasi penolakan siswa dan guru lain mesti didengar dan dicarikan solusi yang terbaik.

"Sekali lagi saya ingin menegaskan, bahwa saat bicara sekolah/madrasah, maka yang terbaik itu acuannya pada anak didik, karena sekolah diadakan untuk membuat anak bisa mendapatkan pendidikan yang terbaik," pungkasnya.

Penulis: Hery Syahrullah
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help