TribunTimur/

CITIZEN REPORTER

Kurang Diperhatikan Pemprov, Begini Kondisi Asrama Putri Mahasiswa Sulsel di Yogyakarta

“Semoga pemerintah Sulawesi Selatan, segera memberikan bantuan, agar kebocoran dapat diatasi sehingga kami bisa belajar dengan baik,"

Kurang Diperhatikan Pemprov, Begini Kondisi Asrama Putri Mahasiswa Sulsel di Yogyakarta
CITIZEN REPORTER
Kondisi atap asrama putri mahasiswa Sulsel di Yogyakarta 

Inayatul  Azizah,

Ketua Asrama Anging Mammiri Sulsel

Melaporkan dari Yogyakarta

TRIBUN-TIMUR.COM-Hujan deras yang mengguyur kota Yogyakarta hingga pekan kemarin, membuat warga asrama mahasiswi putri Sulawesi Selatan, terlihat sibuk membuang air yang tertampung di dalam ember serta mengepel lantai yang basah akibat kebocoran atap asrama di Jl Johar Nurhadi, Gondokusuman, Yogyakarta.

Hamidah, selaku bendahara pengurus  asrama mahasiswa Angin Mammiri Yogyakarta, mengatakan kondisi ini telah terjadi setahun terakhir.

Di musim kemarau, di beberapa sudut  terlihat jelas berkas cahaya matahari menerobos masuk melalui celah yang berada di atap.

Sementara saat musim penghujan, giliran air yang merembes masuk ke dalam asrama.

Wisma anging mammiri atau yang lebih akrab disebut Bedoq merupakan satu-satunya asrama putri yang disediakan pemerintah provinsi Sulawesi Selatan yang diperuntukkan bagi mahasiswa yang sedang menuntut ilmu di Yogyakarta

Hal senada diungkapkan oleh Inayatul Azisah, selaku ketua asrama wisma anging mammiri mengatakan bahwa pengurus asrama beberapa kali, telah mengajukan permohonan renovasi asrama.

Sayangnya hingga kini belum mendapat respon positif dari pemerintah provinsi Sulawesi Selatan.

 “Semoga pemerintah Sulawesi Selatan, segera memberikan bantuan, agar kebocoran dapat diatasi sehingga kami bisa belajar dengan baik,"kata mahasiswa asal Bulukumba ini.

Ia menambahkan bahwa asrama putri Anging Mammiri Sul-Sel sendiri adalah merupakan asrama putri Sulsel tertua di Yogyakarta, berdiri sejak tahun 1952, asrama ini juga sering kali menjadi tempat transit orang-orang yang berasal dari Sulawesi selatan yang memiliki keperluan di Yogyakarta.

Mulai dari lulusan SMA yang sedang mendaftarkan diri pada universitas universitas di Yogyakarta, dan mahasiswa dari Sulawesi Selatan yang sedang mengikuti lomba di Yogyakarta, hingga lulusan S1 yang sedang mendaftar S2 di Yogyakarta.

Penulis: CitizenReporter
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help