Kontainer Crane Tiba, Pelabuhan Ambon Bakal Jadi Terminal Petikemas

PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) segera mendeklarasikan Pelabuhan Ambon sebagai Terminal Petikemas (TPK)

Kontainer Crane Tiba, Pelabuhan Ambon Bakal Jadi Terminal Petikemas
Handover
Alat bongkar muat container crane (CC) di pelabuhan Ambon 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) segera mendeklarasikan Pelabuhan Ambon sebagai Terminal Petikemas (TPK), seiring tibanya 1 unit alat bongkar muat container crane (CC) di pelabuhan yang juga cukup terkenal di wilayah timur itu.

Direktur Utama Pelindo IV, Doso Agung dalam rilisnya Minggu (19/11/2017) menuturkan, sebelumnya Pelabuhan Ambon memang belum memiliki alat CC. Alat itu baru didatangkan dan tiba di Pelabuhan Ambon pada hari ini.

“Dengan adanya alat CC ini, Pelabuhan Ambon nanti juga akan dijadikan Terminal Petikemas. Apalagi, sudah ada kapal yang transhipment di pelabuhan itu,” kata Doso.

Direktur Fasilitas dan Peralatan Pelindo IV, Farid Padang menambahkan, dengan tibanya 1 unit CC di Pelabuhan Ambon, kini di pelabuhan itu tercatat telah memiliki 3 unit Reacstacker, masing-masing 1 unit Crane darat dan forklift, 9 unit Head Truck 20 feed dan 2 unit Heaf Truck 40 feet, jumlah itu masih di tambah dengan 2 unit Rubber Tyred Gantry dan masing-masing 1 unit Level Luffing Crane dan Mobil PMK.

Dia mengatakan, sejauh ini pihaknya terus berupaya meningkatkan produktivitas bongkar muat di Pelabuhan Ambon yang merupakan salah satu pelabuhan yang cukup besar di Kawasan Timur Indonesia (KTI).

“Nanti pada akhir tahun, akan didatangkan 3 unit Rubber Tyred Gantry baru dan relokasi Reachstaker dari Pelabuhan Kendari,” ujarnya.

Dengan penambahan 1 unit CC baru tersebut menurutnya, target troughpout Ambon akan melampaui 100.000 TEUs dari posisi sekarang yang hanya 85.000 TEUs. Pelabuhan Ambon juga akan dipersiapkan dan dideklarasikan menjadi Terminal Petikemas.

“Di mana seharusnya sudah dideklarasikan pada Mei lalu, namun Kementerian Perhubungan masih menunggu kedatangan Container Crane, baru akan ditetapkan deklarasinya,” jelas Farid. (*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved