TribunTimur/

Korban Terseret Arus Sungai di Puttada Majene Ditemukan, Begini Kondisinya

Berdasarkan informasi yang diperoleh TribunSulbar.com, dari Kapolsek Sendana AKP Thamrin, korban telah ditemukan di sungai

Korban Terseret Arus Sungai di Puttada Majene Ditemukan, Begini Kondisinya
nurhadi/tribunsulbar.com
Berdasarkan informasi yang diperoleh TribunSulbar.com, dari Kapolsek Sendana AKP Thamrin, korban telah ditemukan di sungai

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Hanisa (50) Korban terseret arus sungai Pa'kandungan di Desa Puttada, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulbawesi Barat (Sulbar) berhasil ditemukan, Selasa (14/11/2017).

Hanisa ditemukan oleh warga bernama Reski (20) dalam kondisi tidak bernyawa setelah dilakukan pencarian selama satu hari.

Berdasarkan informasi yang diperoleh TribunSulbar.com, dari Kapolsek Sendana AKP Thamrin, korban telah ditemukan di sungai Palokka atau sekitar 50 kilometer dari sungai pa'kandungan, lokasi korban terserat air pada tanggal 13 November, kemarin bersama salah satu korban bernama Harma yang sebelumnya juga ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.

"Korban ditemukan di sela-sela batu dalam keadaan terjepit dan sudah dalam keadaan meninggal dunia, dengan kondisi luka robek pada bagian kepala dan memar pada bagian muka," kata AKP Thamrin kepada TribunSulbar.com, via whatsapp.

"Setelah ditemukan, korban telah dievakiasi menuju rumahnya di Dusun Pundau, Desa Pundau, Kecamatan Sendana, menggunakan mobil patroli Polsek," ujarnya menambahkan.

"Kalau korban yang ditemuka sebelumnya, ditemukan di sungai bara-bara sekitar 700 meter dari lokasi terseretnya arus sungai Pa'kandungan ditemukan warga bernama Naharuddin (40) dan korban telah disemayamkan di Dusun Limboro, Desa Limboro sekitar pukul 01.00 wita siang tadi," tuturnya.

Sebelumnya berdasarkan informasi yang diperoleh TribunSulbar.com, mula kejadian tersebut saat korban Harma bersama suaminya Jumaali, serta mertuanya Hanisa dan salah seorang lelaki Armansyah yang juga keluarga berangkat ke kebun miliknya sekitar pukul 07:00 Wita.

Ditengah perjalanan pulang dari kebun, mereka menyeberangi sungai dalam keadaan hujan lebat, Namun saat berada ditengah sungai tiba-tiba air sungai meluap, akhirnya keempat terseret arus sungai yang deras.

Namun, pada saat kejadian, dua wanita yakni ibu dan menantu tidak bisa terselamatkan dari arus sungai yang deras sehingga terseret dan dinyatakan hilang hinga keduanya ditemukan tewan dalam waktu yang berbeda.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help