TribunTimur/
Home »

Bone

16 Pelaku Pembunuhan di Ajangale Bone Divonis 8 Tahun

Satu terdakwa atas nama Hammasah divonis tujuh tahun pidana penjara. Sementara 16 terdakwa lainnya divonis lebih berat

16 Pelaku Pembunuhan di Ajangale Bone Divonis 8 Tahun
justang/tribunbone.com
Sebanyak 17 pelaku pembunuhan Kamaruddin Bin Mare (30), menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Watampone, Jl MT Haryono, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kota Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (14/11/2017). 

Laporan Wartawan TribunBone.com, Justang M

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG BARAT - Sebanyak 17 pelaku pembunuhan Kamaruddin Bin Mare (30), menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Watampone, Jl MT Haryono, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kota Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (14/11/2017).

Ke-17 warga Desa Manciri Kecamatan Ajangale, yang duduk sebagai terdakwa, yakni Haji Sarafah, Saharuddin, Hasanuddin, Asse, Agu, Suka, Tuse, Katang, Aming, Hasan, Tani, Aris, La'sa, Rustan, Hammasah, Ridwandi, dan Daming.

Satu terdakwa atas nama Hammasah divonis tujuh tahun pidana penjara. Sementara 16 terdakwa lainnya divonis lebih berat setahun, masing-masing delapan tahun penjara.

Kasi Pidum Kejari Bone, Adnan Hamzah menuturkan para terdakwa diputuskan bersalah secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana pembunuhan secara bersama-sama.

''Perkara pembunuhan Manciri 17 orang ini divonis bersalah oleh hakim," kata Adnan Hamzah yang juga JPU kepada tribunbone.com usai sidang.

"Sebelumnya para terdakwa ini dituntut dengan pidana penjara selama 12 tahun, sedangkan Hammasa dituntut 10 tahun, baik Jaksa maupun penasehat hukum masih pikir-pikir banding," tambahnya.

Sekedar diketahui, para pelaku didakwa dengan dakwaan pasal 170 ayat 2 ke 3 KUHP dengan ancaman penjara paling lama 12 tahun.

Diketahui, Kamaruddin, warga Desa Tonrong Bulu, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, tewas dikeroyok di Dusun II Desa Manciri, Kecamatan Ajangale, Bone, Jumat 10 Maret 2017 lalu.

Korban mendatangi para pelaku yang saat itu sedang mempersiapkan acara hajatan pernikahan datang mengacungkan badik sambil mengajak pelaku duel.

Tidak terima dengan perlakuan korban, para pelaku kemudian kemudian mengeroyok Kamaruddin menggunakan parang dan balok

Penulis: Justang Muhammad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help