TribunTimur/

2 Pekan Air Tidak Mengalir, Begini Keputusan Bupati Jeneponto

Pemberhentian Amri Mahadi lantaran dianggap tidak becus dalam mimimpin PDAM yang bebuntut pada pemutusan aliran air ke sejumlah rumah pelanggan

2 Pekan Air Tidak Mengalir, Begini Keputusan Bupati Jeneponto
Muslimin Emba/tribunjeneponto.com
Bupati Jeneponto Iksan Iskandar ditemui TribunJeneponto.com di kantornya, Jl Lanto Dg Pasewang, Kecamatan Binamu. 

TRIBUNJENPONTO.COM, BINAMU - Bupati Jeneponto Iksan Iskandar memberhentikan Direktur PDAM Jeneponto Amri Mahadi Kulle dari jabatannya.

Pemberhentian Amri Mahadi lantaran dianggap tidak becus dalam mimimpin PDAM yang bebuntut pada pemutusan aliran air ke sejumlah rumah pelanggan dua pekan terkahir.

Tidak mengalirnya air PDAM Jeneponto ke rumah pelangan lantaran meteran listrik di lima instalasi PDAM Jeneponto disegel PLN.

Penyegelan oleh PLN Rayon Jeneponto lantaran tunggakan listrik PDAM Jeneponto yang mencapai Rp 595.563.106 Juta tidak kunjung dibayar.

Baca: Air PDAM Tak Mengalir di Rujab, Bupati Jeneponto Mandi Pakai Air Galon

Informasi dihimpun TribunJeneponto.com, Senin (12/11/2017), ada tiga poin keputusan yang diambil Iksan Iskandar dalam penanganan polemik air bersih di Jeneponto.

1. Memberhentikan Muh Amri Kareng Liwang sebagai direktur PDAM Jeneponto terhitung sejak malam ini (Jumat/10/11/2017).

2. Membentuk Tim Penyelesaian masalah PDAM yang dipimpin kepala Inspektorat Jeneponto Muh Yusuf Pakihi dengan para anggota Asisten, Staf ahli, Kabag Hukum dan Dewan Pengawas PDAM Jeneponto.

3. Menugaskan Tim Penyelesaian Masalah untuk segera menentukan direktur sementara sebelum ada direktur defenitif demi kelancaran pelayanan air kepada masyarakat, baik dari aspek menegemen, keuangan dan teknis pengelolaan air bersih.(*)

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help