TribunTimur/

Heboh Wanita Berhijab Nyanyi di Gereja, Begini Fakta-fakta Sesungguhnya yang Mengejutkan

Lantunan Ave Maria dari perempuan Muslim yang mengenakan jilbab di Gereja Katedral saat melepas

Heboh Wanita Berhijab Nyanyi di Gereja, Begini Fakta-fakta Sesungguhnya yang Mengejutkan
FACEBOOK/PAUL JOSE
Rami Kinara menyanyikan Ave Maria di gereja untuk melepas seorang sahabat yang tutup usia. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Lantunan Ave Maria dari perempuan Muslim yang mengenakan jilbab di Gereja Katedral Bogor saat melepas sahabatnya yang tutup usia, merebut perhatian warganet.

Dalam unggahan melalui media sosial, perempuan bersuara soprano tersebut mampu menyentuh nada-nada tinggi dengan sempurna.

Nyanyiannya dipuji banyak orang, disebut 'bikin merinding' pemilik akun @anggerPams yang berkicau, ''Masyaallah suaranya. Merinding bro. Walaupun gak tahu maksudnya. Keren suaranya''.

Perempuan tersebut, Rami Kinara, adalah seorang penyanyi musik klasik yang bulan Ramadan 2016 baru merilis single religi berjudul Hadir Mu di toko digital, yang berkisah bagaimana seseorang berserah kepada Tuhan atas segala keraguannya sebagai manusia.

Baca: Dokter Tembak Istri - Daftar 5 Kejahatan dr Helmi Si Pembunuh dr Letty, Nomor 1 Jijik dan Memalukan

Baca: Dokter Tembak Istri - Astagfirullah, Deretan Kelakuan Buruk dr Helmi, Si Pembunuh dr Letty

Baca: Merinding, Lihat Foto-foto Gedung Asli Keluarga Tak Kasat Mata, Ngeri Amat

Aktris Jajang C Noer menyampaikan kepada BBC Indonesia, saat ini Rami 'tidak siap ditanya-tanya' demi menghormati keluarga mendiang yang masih sangat berkabung.

Nyanyian Rami, secara luas ditanggapi oleh warganet yang kemudian memperdebatkan 'batasan toleransi', isu sensitif bagi sebagian pengguna.

Rami Kinara menyanyikan Ave Maria di gereja untuk melepas seorang sahabat yang tutup usia.
Rami Kinara menyanyikan Ave Maria di gereja untuk melepas seorang sahabat yang tutup usia. (FACEBOOK/PAUL JOSE)

Ada yang menuding, apa yang dilakukan perempuan tersebut bentuk 'toleransi yang salah'.

Halaman
123
Editor: Edi Sumardi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help