Dinas Perhubungan Luwu Timur Beli 8 Unit Bus Sekolah, Ini Alasannya
Diharapkan, tambahan itu dapat mengoptimalkan proses antar jemput siswa di setiap kecamatan.
Penulis: Ivan Ismar | Editor: Mahyuddin
Laporan Wartawan TribunLutim.com, Ivan Ismar
TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Sedikitnya depalan unit bus sekolah bakal dibeli Dinas Perhubungan Luwu Timur tahun 2018.
Itu disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Luwu Timur, Andi Makkaraka, di Kantor DPRD, Jl Soekarno Hatta, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Senin (6/11/2017).
"Tahun depan pi baru ada, langsung delapan bus," katanya kepada TribunLutim.com.
Ia mengatakan, tahun ini sudah dipesan empat unit bus tetapi tapi stoknya kosong di dealer.
Baca: Desa di Luwu Timur Ini Dianggap Rawan Bentrok Saat Pilkades
"Jadi kami pesan sekaligus delapan unit untuk tahun depan," jelasnya.
Diharapkan, tambahan itu dapat mengoptimalkan proses antar jemput siswa di setiap kecamatan.
Sebelumnya, siswa SMAN 1 Burau, Kecamatan Burau, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), terpaksa bergelantungan di pintu bus sekolah gratis setiap berangkat dan pulang sekolah.
Baca: FOTO: Siswa Luwu Timur Bergelantungan di Pintu Bus Sekolah, Ini Masalahnya
Pasalnya, satu unit bus sekolah yang disiapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur tidak mampu menampung jumlah siswa pengguna bus.
Akibatnya, siswa harus berhimpitan di dalam bus, sebagian lagi bergelantungan di pintu bus dan sangat, membahayakan keselamatan siswa.