Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tinggalkan Status Karyawan Bank, Pemuda Pinrang Ini Sukses dengan Bugis Culture

Berkat kegigihannya, akhirnya ia pun berhasil memperkenalkan brandnya ke berbagai negara dibelahan dunia.

Penulis: Hery Syahrullah | Editor: Imam Wahyudi
hery/tribunpinrang.com
Ikram Adam Mursen (tengah) 

TRIBUNPINRANG.COM, WATANG SAWITTO - Ikram Adam Mursen (27), pemuda asal Pinrang, yang sukses dalam dunia bisnis.

Di usianya yang masih terbilang muda, ia telah memiliki dan mengelola bisnis sendiri dengan membuka industri kreatif yang diberi nama Bugis Culture.

Kini ia mempekerjakan belasan karyawan dengan omzet lebih dari Rp 50 juta per bulan.

Ikram menuturkan, dalam bisnis kreatifnya itu tersemat visi melestrikan budaya Bugis melalu fashion.

"Karena fashion menurut saya adalah iklan berjalan yang mampu menjangkau banyak ruang," tuturnya saat ditemui TribunPinrang.com di Warkop Pe'em, Jl Sultan Hasanuddin, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Senin (23/10/2017).

Lewat bisnis ini, kata Ikram, ia juga bercita-cita menduniakan Suku Bugis.

Berkat kegigihannya, akhirnya ia pun berhasil memperkenalkan brandnya ke berbagai negara dibelahan dunia.

"Bugis Culture sudah menyentuh negara Malaysia, Turki, Singapura, Korsel, Jepang, Spanyol, Amerika dan lainnya," ujar pria kelahiran Pinrang 26 Juni 1990

Ikram pun menceritakan, suka duka yang dilalui saat merintis bisnis kreatif miliknya.

Mulai dari saat ia memutuskan berhenti bekerja di salah satu bank di Makassar, hingga respon orangtua yang cenderung tak memberi support.

"Setelah saya meyakinan orangtua saya, akhirnya lambat laun, jalan saya diridoi. Saat itu, orangtua saya sempat meneteskan air mata," kisahnya.

Ikram meyakini, segala sesuatu yang dikerjakan tanpa ridha orangtua, maka tak akan berujung pada keberkahan.

"Itulah sebabnya, saya harus selalu berusaha meyakinkan orangtua, agar jalanku diridai. Alhamdulillah, Bugis Culture pun resmi berdiri pada 2 November 2013," jelas almuni UNM Olahraga tahun 2012 ini.

Ikram berpesan untuk para entrepreuner muda Kabupaten Pinrang, agar tidak takut melangkah untuk mencapai tujuan.

"Jangan terlalu banyak fikirkan dampak kinerja. Mulailah melangkah, di tengah perjalanan kita akan menemukan banyak pelajaran dari tantangan yang dihadapi," pesannya.

"Yakinlah, tidak ada orang yang kerja banyak, kemudian memperoleh hasil yang sedikit," kata Ikram menambahkan.

Fashion yang disediakan dalam industri kreatif tersebut adalah baju, celana, topi, sepatu, ransel, dompet, dan lainnya.

Untuk informasi pemesanan, bisa langsung follow akun instagram @bfjbugisculture.

Atau mendatangi langsung tokonya di Jl Abullah Daeng Sirua Makassar.

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved